Event Mancing Besar Bakal Digelar APRI Kaltim, Targetkan Promosikan Potensi Wisata Kutim
![]()
Inspirasimedia.com, SANGATTA – Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kalimantan Timur terus berupaya mengembangkan potensi wisata bahari, dengan fokus utama pada olahraga memancing yang sudah menjadi daya tarik utama di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Ketua DPP APRI Kaltim, Hamdani Hasan menegaskan bahwa organisasi ini lebih banyak mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) di berbagai daerah, termasuk Kutim, untuk menggelar event-event bertaraf internasional maupun nasional.
“Memang Kutim sudah dikenal dengan wisata mancingnya, dan ini menjadi daya tarik yang sangat kuat untuk menarik wisatawan, baik lokal maupun internasional,” ujar Hamdani.
Ia menjelaskan bahwa APRI Kaltim telah mendorong pelaksanaan berbagai event besar, salah satunya yang akan datang, yakni Bupati Cup 2025, yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pariwisata daerah.
Namun, meskipun event internasional sangat penting, Hamdani menambahkan bahwa acara tersebut tidak mungkin diselenggarakan setiap tahun.
Oleh karena itu, pihaknya merencanakan untuk menggelar event internasional sekali setiap lima tahun untuk memastikan kualitas dan gengsi acara tersebut tetap terjaga.
Lebih lanjut, Hamdani mengungkapkan bahwa selain memfokuskan pada pengembangan pariwisata bahari, APRI Kaltim juga mendukung kegiatan sosial, seperti bakti sosial (baksos), yang turut berperan dalam mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.
” Saya sangat salut dengan teman-teman DPK APRI Kutim ini pengurusnya memang keren. Karena dalam artian memang punya visioner sekali, terus memang satset lah kalau bahasa kekinian ya, sangat satset lah,” ucapnya sambil memuji.
Kalimantan Timur, kata Hamdani memiliki beragam potensi wisata bahari yang bisa lebih dikembangkan, dengan masing-masing daerah memiliki ciri khasnya sendiri.
Misalnya, Kabupaten Berau terkenal dengan keindahan Pulau Derawan, Kutim memiliki Pantai Teluk Lingga yang sangat potensial, sementara Bontang dan Balikpapan juga memiliki keunikan masing-masing dalam hal garis pantai dan karakteristik alam.
“Setiap daerah di Kalimantan Timur memiliki potensi yang sangat menarik untuk dikembangkan lebih lanjut. Kami berharap APRI bisa berperan dalam menggali potensi tersebut untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” tutur Hamdani.
Selain itu, APRI Kaltim tengah fokus pada pembentukan DPK di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Hamdani berharap dengan terbentuknya lebih banyak DPK, APRI dapat memperkuat jaringan dan mendukung kegiatan pariwisata yang ada di daerah-daerah tersebut.
“Kami sedang berupaya untuk menyelesaikan pembentukan DPK di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Hal ini penting untuk memperkuat kegiatan APRI yang sudah berjalan di setiap daerah,” tambahnya.
Salah satu target APRI Kaltim adalah memperoleh pengakuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (Kormi). Untuk bisa mendapatkan pengakuan penuh, APRI harus memiliki minimal lima DPK yang aktif.
Hamdani optimis bahwa APRI Kaltim akan berhasil memenuhi syarat tersebut, dengan rencana deklarasi DPK di Samarinda pada April 2025 yang akan datang.
Dalam jangka panjang, APRI Kaltim berkomitmen untuk menggelar lebih banyak event bertaraf internasional dan nasional yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata bahari di Kalimantan Timur.
“Kami berharap melalui event-event ini, tidak hanya olahraga memancing yang bisa dikenal, tetapi juga seluruh potensi wisata bahari Kalimantan Timur dapat terangkat dan mendatangkan manfaat bagi perekonomian daerah,” pungkas Hamdani. (*)



Tinggalkan Balasan