Kualitas Udara Fluktuatif, Pemkab Kutim Evaluasi Pembelajaran
![]()
inspirasimedia.com, SANGATTA – Kondisi kualitas udara yang masih berubah-ubah di sejumlah wilayah Kutai Timur (Kutim) menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembelajaran.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, evaluasi pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih dilakukan karena kondisi udara di beberapa wilayah mengalami fluktuasi.
“Hari-hari ini sedang dievaluasi, sudah ada beberapa wilayah yang memang fluktuatif itu masalahnya,” katanya saat diwawancarai cegat oleha para jurnalis.
Evaluasi tersebut juga melihat jenjang pendidikan. Untuk SMP, Ardiansyah menyebut pembelajaran mungkin dapat berjalan. Sementara untuk SD dan PAUD, kondisi di lapangan diminta dicek terlebih dahulu.
“Tadi saya perintahkan untuk SMP mungkin silakan, untuk SD sama PAUD coba dicek dulu karena rentannya itu pada usia anak-anak,” ujar Ardiansyah.
Menurut Ardiansyah, kondisi anak-anak menjadi salah satu pertimbangan dalam evaluasi pembelajaran. Karena itu, kondisi di masing-masing wilayah perlu dilihat sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Pemkab Kutim masih mengevaluasi penerapan PJJ dengan melihat perkembangan kondisi udara yang terjadi di wilayah masing-masing.
Sebagai informasi, kualitas udara di Kutai Timur (Kutim) sempat memburuk secara signifikan akibat kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), namun saat ini kondisinya terpantau fluktuatif dan berangsur dipantau ketat oleh pemerintah.
Pengukuran di Puskesmas Sangatta Utara sempat mencatat konsentrasi partikulat PM2,5 mencapai 573 µg/m³ yang masuk dalam kategori berbahaya.
Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dilaporkan meningkat sebesar 19,02 persen dalam sepekan di tengah parahnya kabut asap. (Ls/ADV)



Tinggalkan Balasan