Kualitas Guru PAUD Kutim Jadi Perhatian, Sarpras Juga Terus Ditingkatkan

Media Redaksi Redaksi
Kabid Paud dan PNF Disdikbud Kutim, Heri Purwanto. (Foto: Dok. inspirasimedia.com)

Loading

inspirasimedia.com, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih memfokuskan pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada peningkatan kompetensi guru, kualifikasi pendidik serta pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kutim, Heri Purwanto mengatakan, pembinaan terhadap PAUD terus dilakukan, terutama terkait kualitas guru sebagai bentuk penjaminan mutu layanan.

“Pembinaan itu terus kita lakukan, baik itu untuk kualitas gurunya sebagai bentuk penjaminan mutu kita terhadap layanan itu,” kata Heri kepada wartawan saat wawacara doorstop atau wawancara cegat.

Ia menyebut beberapa pelatihan telah dilaksanakan untuk guru PAUD. Program yang menjadi prioritas dari kementerian juga diimplementasikan di Kutim dalam bentuk beberapa pelatihan.

Penjaminan mutu, kata Heri, tidak hanya dilakukan melalui pelatihan. Ada pula program beasiswa yang berkaitan dengan peningkatan kualifikasi, yakni pendidikan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Taman Kanak-Kanak (PGTK).

“Kalau yang terkait beasiswa mohon izin untuk bisa di-cross-check langsung dengan Bapak Kepala Dinas karena programnya itu ada PGSD sama PGTK,” ujarnya.

Selain kualitas dan kualifikasi guru, Sarana dan Prasarana (Sarpras) juga terus ditingkatkan. Peningkatan tersebut tidak hanya untuk PAUD negeri, tetapi juga PAUD swasta.

Berdasarkan data yang disampaikan Heri, terdapat sekitar 478 PAUD di Kutim, baik formal maupun nonformal.

Selain itu, Heri mengatakan pembinaan juga dilakukan pada bagian lain dalam layanan PAUD. Di antaranya kurikulum, tata kelola peserta didik, penilaian, kelembagaan, serta sarana dan prasarana.

“Kita berharap dengan semua lini itu kita garap, baik itu kurikulumnya kemudian tata kelola peserta didik, kemudian juga penilaiannya serta kelembagaan dan sarana prasarananya itu, kita berharap nanti layanan PAUD di Kutai Timur itu menjadi lebih berkualitas,” pungkasnya. (Ls/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini