512 PNS Kutim Terima Satyalancana Karya Satya, Bupati Tekankan Integritas dan Kinerja
![]()
Inspirasimedia. com, SANGATTA – Sebanyak 512 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya.
Penyematan penghargaan tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (8/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan keputusan Presiden dalam dua tahap, yakni tahun 2025 dan Juli 2026.
Karena penyematan untuk penerima tahun sebelumnya belum sempat dilaksanakan, pemberian penghargaan kemudian disatukan dengan penerima tahun 2026.
Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mengatakan, penyematan kali ini mencakup penerima dari dua keputusan Presiden tersebut.
“Ya alhamdulillah ini keputusan Presiden ada dua tahap, yang pertama di tahun 2025 kemudian yang kedua di bulan Juli 2026. Karena pada saat tahun lalu kita belum sempat untuk memberikan penyematan ini, alhamdulillah hari ini kita satukan sehingga total semuanya ada 500-an lebih,” kata Ardiansyah.
Dari total 512 penerima, sebanyak 53 PNS menerima Satyalancana Karya Satya XXX Tahun, 113 orang menerima penghargaan XX Tahun, dan 346 orang menerima penghargaan X Tahun.
Namun, tidak seluruh penerima mengikuti penyematan secara langsung. Sebanyak 37 penerima tidak mengikuti prosesi tersebut karena 22 orang telah memasuki masa purna tugas, tiga orang meninggal dunia, dan 12 orang mengalami peralihan status kepegawaian.
Ardiansyah menyebut Satyalancana Karya Satya sebagai penghargaan bergengsi bagi PNS karena Presiden langsung memberikan penghargaan tersebut.
“Ini adalah penghargaan yang sangat bergengsi bagi para ASN, pegawai negeri karena Presiden langsung memberikan penghargaan tersebut,” ujarnya.
Karena itu, Ardiansyah meminta para penerima memanfaatkan penghargaan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menunjukkan integritas dan kemampuan dalam bekerja.
“Oleh karenanya tadi saya minta manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Integritas ditunjukkan, kemampuan bekerja,” katanya.
Ardiansyah juga meminta para penerima memberikan contoh dalam lingkungan kerja, termasuk kepada bawahannya.
Menurutnya, penghargaan dari pemerintah dan Presiden tersebut perlu dibarengi dengan sikap dan kinerja dalam menjalankan tugas.
“Berikan fondasi yang bekerja kepada bawahannya bahwa Anda sudah mendapatkan penghargaan dari pemerintah, dari Presiden,” pungkasnya. (Ls/ADV)



Tinggalkan Balasan