Rektor Unikarta Minta Pemkab Kukar Serahkan Gedung Kampus Tenggarong Seberang

(Foto: Istimewa)

Loading

Inspirasimedia.com, TENGGARONG – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) bersama Yayasan Kutai Kartanegara melaksanakan audiensi dengan Bupati Kukar pada Selasa (29/7/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal strategis, termasuk kelanjutan pemanfaatan gedung kampus Unikarta yang berada di Tenggarong Seberang.

Rektor Unikarta, Prof. Dr. Ince Raden, saat ditemui pada Kamis (31/7/2025), mengatakan bahwa audiensi ini menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan dan mimpi besar Unikarta terkait pengembangan kampus di kawasan tersebut.

“Lahan di Tenggarong Seberang cukup luas dan sudah terdapat bangunan, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena statusnya masih berada dalam penguasaan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Menurut Prof. Ince, gedung tersebut sejatinya telah diperuntukkan bagi Unikarta sejak lama, namun hingga kini belum ada proses serah terima resmi kepada pihak universitas.

“Setahu saya, dulunya memang untuk Unikarta. Tapi sampai sekarang belum diserahkan secara resmi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak Unikarta dan Yayasan Kukar telah beberapa kali mengusulkan serah terima tersebut kepada Pemda, termasuk melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kukar di tahun-tahun sebelumnya. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut yang tuntas.

Rektor Unikarta berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun swasta, dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pendidikan tinggi di Kukar.

“Kampus ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kukar jika kualitasnya meningkat dan atmosfer akademiknya hidup. Tapi tentu kami tidak bisa bergerak sendiri, harus ada sinergi antara rektorat, yayasan, Pemda, dan dunia usaha,” ujarnya.

Prof. Ince juga memaparkan rencana besar Unikarta apabila gedung di Tenggarong Seberang dapat digunakan. Kampus tersebut ke depannya tidak hanya akan menyelenggarakan program sarjana (S1), tetapi juga pascasarjana (S2 dan S3).

“Gedung yang lama bisa difungsikan sebagai kampus pascasarjana, sementara kampus di Tenggarong Seberang untuk program S1. Pola seperti ini sudah lazim diterapkan di banyak perguruan tinggi,” paparnya.

Meski menyadari bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh sarana prasarana, Prof. Ince menekankan pentingnya fasilitas yang memadai dan pengelolaan yang baik dalam menarik minat masyarakat untuk berkuliah di Unikarta.

“Kami menyadari membangun kampus bukan hanya soal bangunan, tapi juga tentang peningkatan SDM, kegiatan kemahasiswaan, kompetensi dosen, dan pelayanan akademik. Semua itu sedang kami benahi secara bertahap,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi lintas sektor, termasuk dengan DPRD Kukar. Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, juga telah menyoroti pentingnya penyelesaian status aset Unikarta di Tenggarong Seberang.

“Mudah-mudahan suasana sekarang kondusif dan semua pihak benar-benar melihat pentingnya keberadaan kampus ini, bukan hanya diucapkan secara lisan, tapi dibuktikan dalam bentuk kerja sama nyata,” pungkasnya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini