APBD Provinsi Kaltim Biayai Tambahan Listrik di Kaliorang dan Selangkau

Loading

inspirasimedia.com,SANGATTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui APBD Mulai menambah pembiayaan listrik di Desa Kaliorang dan Selangkau, Kabupaten Kutai Timur.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menyebut, tambahan listrik ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Listrik di desa-desa ini sangat penting. Dengan listrik, kegiatan ekonomi, industri kreatif, dan pariwisata bisa berkembang lebih baik,” ujar Bupati Ardiansyah.

Bupati menekankan, dua desa yang menjadi fokus tambahan listrik ini memiliki potensi industri kreatif yang cukup besar, salah satunya pengolahan pisang Kalbana yang sudah menembus pasar Belgia dan Singapura.

“Dengan masuknya listrik, UMKM lokal bisa meningkatkan produksi dan kualitas barangnya. Ini akan membawa dampak positif bagi ekonomi desa,” katanya.

Selain itu, listrik akan meningkatkan aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk penerangan rumah tangga, sekolah, dan fasilitas umum.

“Listrik bukan sekadar kebutuhan teknis, tapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” ujar Bupati Ardiansyah.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memantau progres pemasangan jaringan listrik agar tidak ada kendala teknis maupun administratif yang menghambat proses.

“Koordinasi dengan PLN dan pihak provinsi terus kami lakukan. Semua demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Bupati Ardiansyah menekankan, desa-desa prioritas yang menerima tambahan listrik dipilih berdasarkan kebutuhan mendesak dan potensi ekonomi lokal.

“Kaliorang dan Selangkau memiliki industri kreatif yang bisa meningkat pesat jika listrik sudah tersedia. Ini jadi pertimbangan utama,” tambahnya.

Ia juga berharap warga setempat dapat memanfaatkan listrik sebaik mungkin untuk kegiatan produktif, bukan hanya konsumsi rumah tangga. “Listrik harus menjadi energi penggerak pembangunan, bukan sekadar penerangan,” tegas Bupati Ardiansyah.

Bupati menambahkan, tambahan listrik dari APBD provinsi ini merupakan bagian dari program sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk mempercepat pemerataan energi.

“Dengan kolaborasi ini, desa-desa terpencil tidak lagi tertinggal dan bisa ikut berkembang seperti desa-desa lain,” pungkasnya.

Listrik yang masuk ke dua desa ini diharapkan mendorong peningkatan produktivitas, kesempatan kerja, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini