Kolaborasi Desa dan Perusahaan Dukung Pembangunan Swarga Bara

Loading

inspirasimedia.com,SANGATTA – Pemerintah Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, terus membangun sinergi dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah desa. Kolaborasi ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur olahraga hingga pengembangan ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mempercepat kemajuan desa. Pemerintah desa menilai, keterlibatan pihak swasta dapat menjadi penggerak dalam membangun sarana dan prasarana publik.

“Kalau kita berbicara grand strategi, artinya dalam proses pembangunan infrastruktur, semua pihak harus dilibatkan,” ujarnya. “Pemerintah bisa mengalokasikan anggaran sekian, pemerintah desa sekian, dan kekurangannya bisa dibantu oleh perusahaan.”

Menurutnya, sejumlah perusahaan di sekitar desa menunjukkan sikap terbuka dan berkomitmen mendukung program pembangunan desa. Bentuk dukungan tidak hanya berupa dana, tetapi juga bantuan teknis dan sosial kemasyarakatan.

“Perusahaan yang ada di sekitar desa ini sangat terbuka. Saya sudah pernah berbicara, misalnya untuk perataan lapangan, mereka siap membantu,” kata Wahyuddin. “Mereka bilang bisa saja dilakukan, tapi harus sesuai waktu agar tidak merusak kondisi rumput.”

Selain mendukung pembangunan sarana olahraga, perusahaan juga berkontribusi di sektor lain seperti kesehatan, pertanian, dan kebudayaan. Menurut Wahyuddin, kontribusi tersebut sangat berarti bagi kemajuan desa.

“Mereka tidak hanya berkomitmen dalam bidang olahraga, tapi juga di kesehatan, seni dan budaya, bahkan pertanian dan perikanan,” terangnya. “Walaupun mungkin angkanya tidak besar, bagi kami pemerintah desa itu sudah sangat membantu.”

Pemerintah desa juga berupaya mengatur kerja sama ini melalui perencanaan dan musyawarah bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat. Hal ini agar seluruh program tepat sasaran.

“Kami selalu melibatkan BPD dan masyarakat dalam setiap perencanaan,” ucapnya. “Dengan begitu, semua bisa tahu arah pembangunan desa dan tanggung jawab masing-masing pihak.”

Wahyuddin berharap pola kolaborasi seperti ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam membangun kemitraan dengan perusahaan. “Kami tidak bisa bekerja sendiri,” katanya. “Kolaborasi adalah kunci untuk mencapai kemajuan bersama.”

Ia menegaskan, tujuan utama dari kerja sama tersebut bukan semata-mata pembangunan fisik, tetapi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Yang paling penting, masyarakat merasakan manfaat nyata dari setiap pembangunan yang dilakukan,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini