Dari Bontang ke Kutim, Layanan Paspor Kini Lebih Gampang dan Praktis
![]()
Sangatta — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menerima kunjungan audiensi dari Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bontang di Ruang Kerja Bupati Kutim, Bukit Pelangi. Pertemuan ini menjadi momen perkenalan sekaligus pemantapan kerja sama dalam peningkatan layanan keimigrasian, khususnya melalui program Eazy Passport.
Kepala Kantor Imigrasi Bontang, Khairil Anwar, didampingi Kepala Seksi Intelijen dan Keimigrasian Budiman, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan memperkenalkan lembaga yang baru terbentuk sejak Januari 2025. Sebelumnya, wilayah Kutim berada di bawah naungan Kantor Imigrasi Samarinda melalui unit kerja keimigrasian (UKK).
“Dengan terbentuknya Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bontang, kini pelayanan keimigrasian bisa dilakukan lebih mandiri dan dekat dengan masyarakat, termasuk di Kutai Timur,” ujar Khairil.
Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah Eazy Passport, layanan pembuatan paspor secara kolektif di luar kantor imigrasi. Program ini menggunakan mobil unit layanan keliling dan menyasar minimal 50 pemohon di satu lokasi per hari.
“Eazy Passport menjadi solusi efektif bagi masyarakat Kutim yang ingin membuat paspor tanpa harus datang langsung ke kantor,” jelasnya.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyambut baik keberadaan Kantor Imigrasi Bontang dan mengapresiasi program-program yang ditawarkan. Ia menilai Eazy Passport sangat membantu masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari pusat layanan.
“Harapan kami, ke depan layanan keimigrasian di Kutim bisa semakin cepat, mudah, dan menjangkau hingga ke daerah-daerah pelosok,” ujarnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara Pemkab Kutim dan Kantor Imigrasi Bontang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pendekatan yang lebih dekat dan responsif, layanan keimigrasian kini tak lagi menjadi urusan yang rumit dan jauh dari jangkauan warga.(ADV/ProkopimKutim/IM)



Tinggalkan Balasan