Kadis P3A Kutim Tekankan PUG Bukan Sekadar Program Perempuan pada Pembukaan FGD

Loading

inspirasimedia.com,SANGATTA – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur, Idham Kholid, resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digelar di Hotel Royal Victori, Rabu (19/11/2025).

Dalam sambutannya, Idham menegaskan bahwa pemahaman mengenai PUG selama ini kerap disalahartikan sebagai program yang hanya berkaitan dengan perempuan, padahal ruang lingkupnya jauh lebih luas.

Menurut Idham, anggaran responsif gender harus dipahami sebagai kebijakan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. “Pembangunan yang responsif gender itu harus inklusif, adil, dan dapat dinikmati baik oleh laki-laki maupun perempuan. Jadi PUG bukanlah program yang hanya diarahkan pada satu kelompok saja,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini PUG memiliki landasan hukum yang lebih kuat menyusul terbitnya Perda Nomor 5 Tahun 2024 tentang Pengarusutamaan Gender. Kehadiran regulasi tersebut, katanya, harus menjadi pedoman bagi seluruh OPD agar menetapkan perencanaan serta penganggaran yang berpihak pada keadilan akses.
Idham turut mengapresiasi partisipasi para narasumber dan OPD yang hadir dalam FGD tersebut.

Ia berharap forum ini menjadi ruang diskusi untuk memahami lebih dalam praktik PUG, terutama dalam menyelaraskan program setiap OPD.

“PUG bukan sekadar menyediakan ruang laktasi atau fasilitas perempuan di kantor, tetapi menyangkut bagaimana pembangunan memberikan akses setara untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.

FGD ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga pelaksanaan PUG di Kutim berjalan lebih efektif. Idham menekankan bahwa seluruh OPD memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk memastikan program mereka mencerminkan keadilan gender.

“FGD hari ini adalah momentum untuk menyelaraskan komitmen. Kita ingin memastikan pembangunan di Kutim betul-betul berkeadilan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini