Pengabdian Berbuah Penghormatan: Nilai Satyalancana bagi ASN
![]()
SANGATTA — Sebanyak 200 ASN di Kabupaten Kutai Timur menerima Satyalancana Karya Satya pada peringatan HUT ke-26 Kutim. Penghargaan tingkat nasional tersebut diberikan kepada aparatur yang telah menunjukkan loyalitas dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan selama masa bakti 10, 20, atau 30 tahun.
Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah, menjelaskan bahwa Satyalancana Karya Satya dianugerahkan Presiden Prabowo Subianto kepada PNS yang memenuhi persyaratan kelayakan tertentu, terutama terkait rekam disiplin dan etika profesi.
“Penghargaan ini diberikan untuk masa kerja 10, 20, dan 30 tahun. Syaratnya penerima tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin, baik ringan, sedang maupun berat,” tutur Misliansyah saat ditemui di halaman Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi, belum lama ini.
Menurutnya, Satyalancana Karya Satya memiliki manfaat strategis bagi pengembangan karier pegawai. Tanda kehormatan tersebut diperhitungkan dalam manajemen talenta, termasuk saat proses seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JPT).
“Penghargaan ini menjadi nilai tambah dalam penilaian rekam jejak untuk promosi jabatan. Biasanya menjadi salah satu faktor yang dihitung ketika ada pegawai ingin naik eselon atau mengikuti seleksi JPT. Nilai plusnya di situ,” sambungnya.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa Satyalancana Karya Satya merupakan penghargaan negara atas pengabdian ASN yang konsisten bekerja dengan kinerja terbaik.
“Persyaratan untuk mendapatkan penghargaan ini tidak ringan. Penerima harus menunjukkan loyalitas, integritas dan kedisiplinan yang tinggi,” ucap Ardiansyah.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para abdi negara agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pengakuan negara memang tidak datang tiba-tiba. Ia lahir dari kesetiaan yang diuji waktu, dan dedikasi yang dikerjakan dalam diam namun berdampak nyata. (ADV/ProkopimKutim/IM)



Tinggalkan Balasan