Kreativitas Meledak di Festival Pemuda Kutim 2025

Festival Pemuda Kreatif 2025 resmi dibuka di Alun-alun Bukit Pelangi, menjadi panggung besar bagi generasi muda Kutim mengekspresikan bakat melalui seni, budaya, dan digital entertainment. Pemerintah daerah menegaskan dukungan penuh terhadap ekosistem kreatif sebagai motor pembangunan ekonomi masa depan.
Media Redaksi Redaksi

Loading

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) membuka secara resmi Festival Pemuda Kreatif 2025 yang digelar di Lapangan Alun-alun Bukit Pelangi. Kegiatan yang akan berlangsung sampai Minggu (9/11/2025) itu menjadi titik temu pelaku seni, pelaku usaha muda, dan komunitas kreatif di Kutim.

Pembukaan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi. Dalam sambutannya, ia menegaskan festival ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang nyata untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan inovasi para pemuda.

“Kami hadir di sini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai bentuk dukungan mutlak bahwa Pemkab melihat potensi besar dari ide-ide segar anak muda Kutim,” ujar Mahyunadi belum lama ini.

Ia menilai anak muda membutuhkan ruang untuk berekspresi dan menunjukkan karya tanpa batas.

“Tujuannya yaitu memastikan keresahan generasi muda mengenai masa depan terjawab melalui karya dan inovasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan menyampaikan bahwa keberhasilan festival ini tidak lepas dari kolaborasi dengan pelaku kreatif lokal.

“Kami bangga melihat Sans Organizer, event organizer lokal kita, mampu menggarap acara sebesar ini. Ini bukti bahwa investasi pemerintah dalam pemberdayaan talenta lokal membuahkan hasil,” kata Basuki.

Festival tahun ini menghadirkan 58 tenant UMKM dan komunitas kreatif yang memamerkan berbagai produk olahan, fesyen lokal, serta karya artisan. Hari pertama menampilkan rangkaian hiburan yang memadukan budaya tradisional dan modern, mulai dari Tari Tradisional oleh FDT, Cosplay Parade, hingga aksi panggung Cover K-Pop oleh Mr. Dance dan Black Spider Band.

Di hari kedua, festival difokuskan pada kegiatan komunitas seperti sharing session, pameran kreativitas, serta gowes bersama pesepeda. Adapun puncak acara pada hari terakhir akan dimeriahkan dengan penampilan artis nasional dari Jakarta.

Melalui Festival Pemuda Kreatif 2025, Pemkab Kutim berharap terjadi peningkatan minat wirausaha dan lahirnya ekosistem industri kreatif yang kompetitif.

Ajang ini sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas generasi agar Kutim semakin siap memaksimalkan potensi ekonomi kreatif dan membangun identitas lokal yang kuat. (ADV/ProkopimKutim/IM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini