Swarga Bara Siap Dukung Program Desa Layak Anak
![]()
Inspirasimedia.com kutai Timur — Pemerintah Desa Swarga Bara menyatakan dukungannya terhadap program Kabupaten Layak Anak (KLA) yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Salah satu fokus pembenahan yang menjadi perhatian desa adalah penertiban iklan rokok di wilayah perdesaan.
Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, menilai keberadaan iklan rokok di toko-toko masih menjadi tantangan dalam menciptakan lingkungan ramah anak. Menurutnya, paparan visual terhadap produk rokok dapat menimbulkan rasa penasaran bagi anak-anak.
“Anak-anak yang melihat itu terus akan timbul rasa penasaran,” ujarnya. “Akhirnya muncul keinginan untuk mencoba, padahal ini tidak baik untuk perkembangan mereka.”
Wahyuddin mengakui, untuk menertibkan hal ini perlu dukungan dari berbagai pihak, terutama dinas terkait. “Kalau soal izin reklame itu kewenangan dinas lain, seperti Bapenda,” jelasnya. “Kami di desa tidak bisa langsung mengambil tindakan tanpa dasar hukum yang jelas.”
Ia menilai penertiban iklan rokok harus dilakukan melalui aturan yang jelas, bisa berupa Peraturan Desa (Perdes) atau surat edaran dari pemerintah kabupaten. “Kalau mau membuat Perdes, tentu perlu kajian dulu,” katanya. “Kami tidak bisa langsung bertindak karena pasti ada aturan yang melindungi.”
Menurutnya, langkah kecil di tingkat desa bisa menjadi awal menuju perubahan besar. “Kalau mau mencapai sesuatu yang besar, pasti harus dimulai dari yang kecil dulu,” ujarnya.
Wahyuddin juga menyinggung pentingnya sinergi dengan program pemerintah daerah agar kebijakan berjalan searah. “Kita ingin mendukung target kabupaten menuju Layak Anak tingkat nasional,” tuturnya.
Ia menambahkan, meski isu ini sensitif dan kadang kontroversial, namun penting untuk dibahas secara terbuka. “Rokok ini seperti narkoba, di luar negeri bahkan dijual secara terbatas,” ucapnya. “Kita perlu mendidik anak-anak agar tidak terbiasa melihat hal seperti itu.”
Desa Swarga Bara berencana melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya rokok dan dampaknya bagi anak-anak. “Kami akan mengajak warga memahami pentingnya lingkungan sehat untuk tumbuh kembang anak,” tegas Wahyuddin.(Adv)



Tinggalkan Balasan