Pasca Laka Laut di Selat Makassar, Tim Gabungan Lanal Sangatta Investigas dan Mediasi Nahkoda MV Antares di Perairan Sangkulirang
![]()
Inspirasimedia.com, SANGATTA – Tim gabungan yang terdiri dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Sangatta, Polairud Polda Kaltim unit Sangkulirang bersama Syahbandar KUPP Kelas I Sangkulirang melaksanakan koordinasi terkait investigasi lapangan dan mediasi perihal insiden kecelakaan laut (Laka Laut) yang melibatkan kapal asing MV Antares, Rabu (31/12/2025).
Langkah ini diambil setelah MV. Antares melakukan lego jangkar di Perairan Sangkulirang pasca terlibat tabrakan dengan TB Bluefin VII/BG Diamond 2705 di Selat Makassar pada 21 Desember 2025 lalu.
Tim gabungan yang dipimpin Letda Laut (E) Hariono, bertolak dari dermaga pukul 12.25 WITA menuju posisi MV Antares menggunakan speed boat. Setibanya di kapal, Tim langsung diterima oleh Nakhoda MV. Antares, Nikica Baric.

Dalam mediasi yang didampingi oleh interpreter dari pihak owner MV. Antares, terungkap bahwa insiden tersebut dipicu oleh kendala komunikasi/miskomunikasi.
“Berdasarkan keterangan Nakhoda MV. Antares, sebelum kejadian terdeteksi dua objek pada AIS. Pihak kapal sudah mencoba memanggil BG. Diamond 2705 namun tidak ada respons. Di sisi lain, TB.
Bluefin VII merespons namun menggunakan Bahasa Indonesia, sementara tim jaga anjungan MV. Antares adalah warga negara asing,” ujar Letda Laut (E) Hariono dalam laporannya.
Selain faktor bahasa, minimnya visibilitas pada lampu navigasi dari TB. Bluefin VII pada saat kejadian juga menjadi poin yang disampaikan oleh pihak MV. Antares.
Owner MV. Antares menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab dan menjalin komunikasi intensif dengan Owner TB. Bluefin VII/BG Diamond 2705 mengingat kedua kapal mengalami kerusakan lambung yang cukup parah.
Meski demikian, pihak berwenang mengambil langkah tegas. Perwakilan KUPP Kelas I Sangkulirang, Bapak Davit, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (Clearance) hingga ada kesepakatan resmi dari kedua belah pihak.
“KUPP Kelas I Sangkulirang tidak akan mengeluarkan Clearance Kapal apabila belum ada kesepakatan dari owner kedua belah pihak terkait pertanggungjawaban kerusakan,” tegasnya.

Kondisi terkini hingga berita ini diturunkan, MV. Antares masih berada di Perairan Sangkulirang untuk melaksanakan perbaikan pada bagian haluan.
Tim gabungan yang terdiri dari Lanal Sangatta, Polairud Polda Kaltim, KUPP Sangkulirang, serta Agen Kapal terus melakukan pengamanan dan monitoring secara ketat di lokasi, meskipun kondisi cuaca di lapangan terpantau mendung disertai angin dan gelombang. (*)



Tinggalkan Balasan