Telaga Batu Arang Siap Dikembangkan Desa Swarga Bara, Bisa Jadi Aset hingga PAD

Media Redaksi Redaksi
Sekretaris Desa Swarga bara, Rulliyanti. (Foto: Dok. Inspirasimedia.com)

Loading

inspirasimedia.com, SANGATTA – Pemerintah Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), menyatakan kesiapannya menerima dan mengelola Telaga Batu Arang apabila rencana hibah kawasan tersebut dapat terealisasi.

Sekretaris Desa Swarga Bara, Rulliyanti mengatakan, pemerintah desa pada dasarnya sudah siap apabila Telaga Batu Arang nantinya dihibahkan untuk dikelola desa.

“Telaga Batu Arang itu kalau kami pada dasarnya desa sudah sangat siap menerima seandainya itu dihibahkan kepada kami,” ujar Rulliyanti.

Menurutnya, apabila hibah terealisasi, Telaga Batu Arang dapat dikembangkan sebagai salah satu aset desa. Pengelolaan kawasan tersebut juga dapat diarahkan untuk menjadi daya tarik.

Rulliyanti menuturkan, Pemerintah Desa (Pemdes) Swarga Bara mendukung apabila Telaga Batu Arang dapat dihibahkan dan dikelola oleh desa.

“Kalau kami dari pemerintah desa Swarga Bara sangat mendukung kalau seandainya itu bisa dihibahkan dan dikelola oleh kami. Kenapa tidak,” katanya.

Ia menyebut, pengelolaan Telaga Batu Arang juga dapat dikembangkan sebagai salah satu sumber PAD desa sekaligus aset yang memiliki daya tarik.

“Berarti bisa menjadi salah satu Pendapatan Asli Daerha (PAD) yang dikembangkan, bisa menjadi salah satu aset desa yang dikembangkan, yang bisa menjadi daya tarik,” jelasnya.

Meski demikian, Rulliyanti menyebut aspek keselamatan masih menjadi perhatian dalam rencana pemanfaatan Telaga Batu Arang. Hal itu berkaitan dengan kondisi kawasan yang merupakan bekas lahan tambang.

“Kalau dilihat dari mau dijadikan tempat wisata pun, kita harus melihat titik keselamatan. Itu danau bukan danau cetek, maksudnya danau dalam, itu kan bekas lahan tambang, bekas kolam tambang dan sebagainya,” ujarnya.

Ia menegaskan, aspek keselamatan tersebut masih dikaji sebelum Telaga Batu Arang nantinya diserahkan kepada pemerintah desa untuk dikelola.

Bagi Pemdes Swarga Bara, apabila hasil kajian memungkinkan dan hibah dapat terealisasi, desa siap mengelola Telaga Batu Arang sebagai aset yang dapat dikembangkan.(Ls/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini