Langkah Awal Menuju Kemitraan dengan Partai Demokrat, Wasrip: Tanda Keseriusan Koalisi
![]()
Inspirasimedia.com, SANGATTA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kutai Timur telah mengumumkan rencananya untuk melakukan survei terhadap bakal calon bupati dan wakil bupati setelah selesainya proses penjaringan.
Proses penjaringan ini mencakup sesi wawancara oleh Tim Penjaringan dengan semua bakal calon bupati dan wakil bupati yang telah mengembalikan formulir pendaftaran.
Ketua Tim Penjaringan DPC Partai Demokrat Kutai Timur, Habibi menjelaskan bahwa survei akan dilakukan terhadap semua bakal calon yang telah mengembalikan formulir pendaftaran. Survei ini akan mengandalkan metode perbandingan elektabilitas dengan kader terbaik Partai Demokrat, yaitu Irwan Fecho.
“Siapapun bakal calon yang hasil survei elektabilitasnya tertinggi akan dipasangkan dengan kader terbaik Partai Demokrat, Irwan Fecho,” ujar Habibi.
Metode survei yang akan digunakan adalah dengan menyandingkan semua nama bakal calon bupati dan wakil bupati dengan nama Irwan Fecho. Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Partai Demokrat untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung di Pilkada Kutai Timur.
Sementara itu, Sektretaris DPC Partai Demokrat Kutai Timur, Zainul Arifin, menjelaskan bahwa Ketua DPC Partai Demokrat Kutai Timur, Ordiansyah tidak hadir saat pengembalian berkas pendaftaran karena sedang menjenguk cucunya yang sakit di Yogyakarta.
Adapun mengenai potensi koalisi dengan PKS, Zainul Arifin menyatakan bahwa hal tersebut sangat mungkin terjadi, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan Partai Demokrat.
“Dalam politik, segala kemungkinan bisa terjadi. Kami terbuka untuk koalisi dengan siapapun, namun keputusan akhir ada pada Partai Demokrat,” kata Zainul Arifin.
Penyerahan formulir pendaftaran juga dilakukan oleh Ardiansyah Sulaiman, yang berharap dapat bersama-sama dengan Partai Demokrat untuk membangun Kutai Timur yang lebih baik lagi.
Di sisi lain, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PKS Kutai Timur, Ahmad Wasrip, menegaskan keseriusan PKS untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat dengan mendaftarkan Ardiansyah Sulaiman sebagai bakal calon bupati Kutai Timur.
“Mendaftarkan diri bersama Ardiansyah Sulaiman adalah bentuk keseriusan kami untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat. Namun, keputusan akhir tetap ada pada Partai Demokrat,” tegas Ahmad Wasrip.
Dengan demikian, proses penjaringan dan survei ini menjadi langkah awal bagi Partai Demokrat dan PKS dalam menentukan arah politik mereka di Pilkada Kutai Timur mendatang. (*)



Tinggalkan Balasan