Ini Dia Kolaborasi Hebat Forkopimda Kutim untuk Membangun Wilayah yang Maju dan Aman
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutai Timur digelar di Ruang Yudha Makodim 0909 Kutai Timur (Kutim) dengan semangat kolaborasi untuk mengatasi tantangan dan mendorong kemajuan wilayah.
Rakor tersebut menghadirkan berbagai tokoh penting, antara lain Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Dandim 0909/KTM Letkol Inf Ginanjar Wahyutomo dan lainnya.
Dalam pembukaan rapat, Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani isu-isu sosial yang dihadapi Kutim. Salah satu sorotan utama adalah penanganan masalah narkoba dan kenakalan remaja. Bupati menyampaikan komitmennya untuk mengatasi permasalahan ini secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Bahasannya soal Indeks kerawanan sosial, tapi dari sekian banyak poin dalam hal Indeks kerawanan sosial berdasarkan data dari BRIDA Kutim, saya fokus ke dua hal yakni narkoba dan kenakalan remaja. Bukan berarti poin lain tidak penting, namun sudah ber progress sehingga saya fokuskan ke dua poin itu dulu,” kata Ardiansyah.
Letkol Inf Ginanjar Wahyutomo menyoroti pentingnya ketahanan pangan dan penyelesaian sengketa lahan antara warga dan perusahaan. Dandim menggarisbawahi upaya Kodim dalam mendorong pertanian produktif dan memastikan konflik lahan dapat diselesaikan secara adil dan berkelanjutan.
“Ketahanan pangan dan juga permasalahan lahan menjadi atensi yang kami sampaikan kepada Bupati dalam rakor kali ini. Untuk ATHG Kutim memang ada, namun dalam kondisi terkendali,” pungkasanya.
Di sisi lain, Kapolres Kutim, AKBP Ronni Bonic menegaskan komitmen Polres dalam memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan wilayah. Beliau juga memaparkan program “Jum’at Curhat” yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkomunikasi langsung dengan pihak kepolisian, memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.
“Kami berkomitmen dalam memberantas narkotika, menjaga kondusifitas wilayah serta menurunkan potensi kerawanan yang telah terpetakan,” tegasnya.
Rakor ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kutim untuk merumuskan strategi baru dalam penanganan masalah sosial dan pembangunan wilayah. Kolaborasi antara instansi terkait diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Kutim. Ini
Dengan semangat sinergi dan komitmen yang tinggi, Rakor Forkopimda ini diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam membangun Kutim yang lebih maju, aman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.



Tinggalkan Balasan