Kinerja Keuangan yang Kuat, Pemerintah Kutim Laporkan Capaian Positif di Tahun 2023
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Dalam Sidang Paripurna ke-26 di DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Rabu, 12 Juni 2024, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan Nota Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023.
Nota tersebut menyoroti pencapaian signifikan dan tonggak keuangan daerah, menunjukkan kinerja yang kuat dalam berbagai aspek. Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman adalah manajemen keuangan yang bijaksana, terutama dalam penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya untuk tujuan pembiayaan.
“Pendekatan strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya dan memastikan praktik fiskal yang berkelanjutan di wilayah Kutim,” katanaya.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa penerimaan pembiayaan yang direncanakan untuk tahun anggaran 2023 mencapai Rp 1,57 triliun, mewakili 100 persen dari anggaran penerimaan pembiayaan yang dialokasikan. Demikian pula, pengeluaran pembiayaan pada periode yang sama mencapai Rp46,5 miliar, secara penuh memanfaatkan anggaran yang telah dialokasikan.
Salah satu aspek yang mencolok dari laporan tersebut adalah pemecahan rinci Neraca Daerah, yang memberikan wawasan tentang kekayaan dan aset daerah. Neraca tersebut mencakup aset, kewajiban, dan ekuitas, menampilkan pandangan holistik tentang posisi keuangan Kutim.
“Per 31 Desember 2023, total aset Kutim mencapai Rp18 triliun, yang terdiri dari aset lancar, investasi jangka panjang, aset tetap, properti investasi dan aset lainnya. Aset lancar, dengan nilaiRp 2,40 triliun, mewakili kekayaan dengan masa manfaat kurang dari 12 bulan. Investasi jangka panjang, senilai Rp245,76 miliar, termasuk investasi permanen seperti partisipasi ekuitas dalam Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” jelas Ardiansyah.
Aset tetap, lanjutnya, dengan nilai Rp11,31 triliun, merupakan kekayaan jangka panjang dengan masa manfaat lebih dari satu tahun. Kemudian, properti investasi senilai Rp371 miliar, berkontribusi pada potensi pendapatan sewa dan peningkatan nilai aset.
“Aset lainnya, senilai Rp 3,67 triliun, mencakup aset non-lancar yang tidak dapat diklasifikasikan ke dalam kategori tertentu seperti piutang jangka panjang, investasi jangka panjang, aset tetap, atau cadangan,” lanjutnya.
Dalam hal kewajiban, Kutim melaporkan total utang sebesarRp 189,66 miliar per 31 Desember 2023. Kewajiban ini meliputi prepayment sebesar Rp571,45 juta, utang belanja sebesar Rp28,64 miliar, dan utang jangka pendek lainnya sebesar Rp160,44 miliar.
Sementara itu, tambah Ardiansyah, ekuitas yang mewakili kekayaan bersih pemerintah, mencapai Rp17,81 triliun pada akhir 2023, menunjukkan posisi keuangan yang kuat. “Selain itu, Laporan Arus Kas merinci arus masuk dan keluar kas selama tahun anggaran 2023 dalam berbagai aktivitas keuangan, termasuk operasional, investasi, dan transitoria,” sambungnya.
Arus kas operasional menunjukkan surplus sebesarRp 3,53 triliun, didorong oleh arus kas masuk sebesar Rp8,59 triliun dan arus kas keluar sebesar Rp 5,06 triliun. Aktivitas investasi, meskipun mengalami defisit sebesar Rp3,34 triliun, menunjukkan investasi strategis dan inisiatif pengelolaan aset. Arus kas transitoria, dengan defisit sebesar Rp401,50 juta, mencerminkan pergerakan kas sementara dalam periode fiskal.
Saldo kas penutupan Kutim mencapai Rp1,77 triliun, tersebar di berbagai rekening kas, termasuk Kas Daerah (Rp 1,72 triliun), Kas Badan Layanan Umum Daerah (Rp 42,85 miliar), Kas BOSNAS (Rp37,22 juta), dan Kas Penerimaan (Rp2,46 juta).
Sebagai penutup, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik antara Pemerintah Kutim dan DPRD Kutim dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan keuangan daerah.
“Pemerintah Kutim berharap untuk terus bekerja sama dalam mencapai kesejahteraan dan pembangunan bagi masyarakat Kutim di masa depan, dengan mengakui pentingnya bimbingan ilahi dalam tata kelola dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (Adv/Pro)



Tinggalkan Balasan