Dishub Kutim Berencana Hadapi Tantangan Parkir Liar dan Kemacetan dengan Strategi Terpadu
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Masalah parkir liar dan kemacetan menjadi sorotan utama bagi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Joko Suripto, yang tengah merancang strategi terpadu untuk menghadapi tantangan tersebut.
Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Joko menggarisbawahi perlunya kerjasama aktif dari masyarakat, sambil mengakui bahwa penanganan masalah ini memerlukan pendekatan yang komprehensif.
“Salah satu fokus utama dalam rencana strategi Dishub Kutim adalah melibatkan masyarakat secara lebih aktif melalui kampanye edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya parkir yang tertib dan penggunaan transportasi umum,” katanya.
Joko mengatakan bahwa perubahan perilaku masyarakat dalam hal parkir dapat memberikan kontribusi besar dalam mengurangi parkir liar dan kemacetan.
Selain itu, Dishub Kutim juga akan meningkatkan kerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam melakukan penertiban terhadap parkir liar. Langkah-langkah tegas akan diambil terhadap pelanggar untuk menciptakan efek jera dan mendorong ketaatan terhadap aturan parkir yang berlaku.
Dalam hal pengaturan lalu lintas, Dishub Kutim berencana untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem pengaturan lalu lintas yang ada. “Hal ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan di titik-titik rawan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Kutim,” ucap Joko.
Tidak hanya itu, rencana Dishub Kutim juga mencakup peningkatan infrastruktur parkir, seperti membangun fasilitas parkir bertingkat atau parkir terintegrasi dengan transportasi umum. Dengan adanya fasilitas parkir yang memadai, diharapkan masyarakat akan lebih tertarik untuk menggunakan transportasi umum dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi menimbulkan parkir liar.
Koordinasi yang lebih baik antara Dishub Kutim, Satpol PP, kepolisian dan pihak terkait lainnya juga menjadi bagian integral dari strategi terpadu ini. Dengan kerjasama yang solid antarinstansi, diharapkan penanganan masalah parkir liar dan kemacetan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil oleh Dishub Kutim di bawah kepemimpinan Joko Suripto menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam menghadapi masalah parkir liar dan kemacetan.
“Masyarakat pun diharapkan dapat mendukung upaya ini melalui ketaatan terhadap aturan parkir dan penggunaan transportasi umum sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efisien,” pungkas Joko. (Adv/sw)



Tinggalkan Balasan