Pemkab Kutim Tingkatkan Kapasitas 1000 Pelaku UMKM Melalui Pelatihan Komprehensif

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Kutim.

Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Pemkab Kutim menargetkan sebanyak 1000 pelaku UMKM akan mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan produk. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Pasombaran, kepada media di ruang kerjanya.

“Target 1000 pelaku UMKM ini sudah kami mulai sejak tahun 2020 lalu, dan secara bertahap telah kami realisasikan,” ujar Pasombaran.

Ia menambahkan bahwa untuk tahun ini, pihaknya menargetkan 400 pelaku UMKM akan mendapatkan berbagai pelatihan penting yang akan membantu mereka meningkatkan daya saing produk.

Pelatihan yang direncanakan mencakup berbagai aspek fundamental seperti akuntansi dasar, pemasaran, promosi, dan teknik pengemasan yang menarik. “Kami tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), tetapi juga memberikan fasilitas yang diperlukan terkait perizinan, sehingga produk-produk UMKM bisa naik kelas,” imbuh Pasombaran.

Perizinan yang difasilitasi oleh Pemkab Kutim meliputi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), izin kesehatan serta pengurusan sertifikat halal bagi produk makanan olahan.

Selain itu, bagi pelaku UMKM yang belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Pemkab Kutim juga menyediakan bantuan untuk mengurusnya.

“Upaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas produk dan daya saing UMKM dari Kutim, tetapi juga memastikan legalitas usaha mereka. Dengan legalitas yang lengkap, produk-produk UMKM Kutai Timur diharapkan bisa bersaing lebih baik di pasar yang lebih luas,” jelas Pasombaran.

Langkah strategis ini menunjukkan keseriusan Pemkab Kutim dalam memberdayakan pelaku UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan peningkatan kapasitas SDM dan legalitas usaha yang kuat, UMKM di Kutim diharapkan mampu tumbuh lebih baik dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Kutim untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. “Dengan pendekatan yang holistik dan terarah, Pemkab Kutim optimis bahwa para pelaku UMKM di wilayahnya akan mampu menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada di pasar, baik lokal maupun nasional,” harapnya. (Adv/bt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini