Pelatihan Pengolahan Kompos, PAMA Dukung UMKM Pertanian dan Peternakan di Kutim
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Banua Etam bekerjasama dengan PT Kaltim Prima Coal menggelar pelatihan pengolahan kompos untuk mendukung UMKM pertanian dan peternakan di Kutai Timur.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan sebagai sumber daya ekonomi yang berkelanjutan.
Pelatihan yang berlangsung pada 20 Juni 2024 itu dihadiri oleh 19 UMKM binaan Pamapersada Nusantara, yakni Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan dan Bengalon.
Acara dibuka oleh Sri Supriyadi, perwakilan Manajemen PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Project, yang menekankan pentingnya pengelolaan limbah untuk menghasilkan kompos berkualitas guna mendukung sektor pertanian di daerah tersebut.
Dr. Suharlina, S.Pt., M.Si, dosen dari Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur, menjadi instruktur utama dalam pelatihan ini. Ia menyampaikan pengetahuan dasar mengenai pembuatan kompos dan bahan-bahan lokal yang dapat dimanfaatkan, seperti jerami, sekam, serta kotoran ayam, kambing dan sapi.
Diskusi intensif antara para UMKM binaan dengan Dr Suharlina juga mencakup penggunaan Effective Microorganisme (EM4) untuk meningkatkan kualitas kompos sesuai kebutuhan.
“Pelatihan ini sangat penting karena membantu UMKM memanfaatkan potensi lokal secara optimal. Dengan mengolah limbah pertanian dan peternakan menjadi kompos, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka,” ungkap Suharlina.
Dukungan dari PT Pamapersada Nusantara dan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) melalui LPB Pama Banua Etam menjadi langkah strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan di wilayah operasional PT Pamapersada Nusantara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM binaan dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya alam lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka secara berkelanjutan.



Tinggalkan Balasan