Positif HIV, Ini Pengobatan yang Disiapkan Pemerintah di Kutim

Media Redaksi Redaksi
Kepala Dinkes Kutim, dr Yuwana. (Foto: Dok. inspirasimedia.com)

Loading

inspirasimedia.com, SANGATTA – Pengobatan bagi pasien yang dinyatakan positif HIV di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ditanggung pemerintah. Pasien mendapatkan obat Antiretroviral (ARV) yang harus dikonsumsi secara rutin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati mengatakan, HIV memang tidak dapat disembuhkan. Namun, pengobatan dapat membantu mempertahankan kualitas hidup pasien.

“Kalau dia begitu ketahuan, ‘Oh, ini positif.’ Kemudian diberikan obat ARV itu nanti pengobatan harus rutin,” katanya.

Setelah menjalani pengobatan rutin, pasien akan menjalani pemeriksaan viral load. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melihat keberhasilan pengobatan.

Menurut Yuwana, ketika viral load sudah mencapai angka tertentu, pasien tidak akan menularkan HIV kepada orang lain.

Ia menjelaskan, HIV positif belum tentu langsung menimbulkan gejala. Ketika daya tahan tubuh menurun, seseorang dapat mengalami berbagai penyakit hingga kondisi tersebut disebut AIDS.

Karena itu, deteksi dini tetap diperlukan. Pemeriksaan HIV di Kutim diberikan secara gratis dan dilakukan secara sukarela.

“Tapi yang penting sekarang adalah edukasi siapapun itu, bahkan kita mungkin enggak merasa punya perilaku yang enggak benar atau mungkin kita merasa sehat saja, tidak ada salahnya kalau kita deteksi, deteksi dini untuk melakukan pemeriksaan HIV,” jelas dr. Yuwana.

Pelayanan HIV/AIDS juga telah disiapkan di fasilitas kesehatan. Puskesmas yang telah disiapkan memiliki tim dan obat, sedangkan di rumah sakit tersedia ruangan khusus.

Kerahasiaan pasien juga dijaga dalam pelayanan tersebut. Pasien mendapatkan edukasi dan kadang diberikan tambahan makanan bergizi.

“Jadi kan ini dirahasiakan. Jadi ruangannya pun khusus nanti ada edukasi, kemudian juga ada kadang ada pemberian tambahan makanan bergizi gitu ya supaya daya tahan tubuhnya cepat naik, pengobatannya berhasil begitu,” tuturnya. (Ls/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini