Persiapan HUT ke-27 Kutim Capai 80 Persen, Teknis Lapangan Jadi Perhatian

Media Redaksi Redaksi
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno. Foto: Dok. inspirasimedia.com)

Loading

inspirasimedia.com, SANGATTA – Persiapan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini mencapai sekitar 80 persen.

Dari 30 agenda yang disiapkan, penguatan persiapan teknis di lapangan masih menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno mengatakan, setiap agenda memiliki progres persiapan masing-masing. Sejumlah kegiatan utama yang saat ini dipersiapkan yakni Erau dan Expo.

“Kita ada 30 agenda di HUT Kutim. Yang agenda-agenda besar di antaranya Erau itu di tanggal 9 sampai tanggal 13. Lalu ada Expo dari tanggal 12 sampai tanggal 18. Lalu ada beberapa agenda lain,” ujar Trisno.

Menurutnya, perencanaan secara keseluruhan sudah berada di angka 80 persen. Expo dan Erau juga telah melakukan persiapan sesuai kebutuhan masing-masing.

“Saya rasa kesiapan perencanaan sudah 80%. Yang perlu dipersiapkan ya sesuai dengan progres masing-masing. Seperti Expo ini sudah mempersiapkan diri. Erau sudah mempersiapkan diri,” katanya.

Trisno menyebut penguatan selanjutnya lebih diarahkan pada kebutuhan teknis di lapangan. “Saya rasa persiapan-persiapan teknis lapangan saja yang perlu diperkuat,” ucapnya.

Selain agenda utama tersebut, jalan sehat tetap menjadi bagian dari rangkaian HUT Kutim. Kegiatan itu akan dirangkai dengan senam jantung sehat dan kemungkinan dilaksanakan H-1 penutupan Expo.

“Jalan sehat tetap kita laksanakan, kita rangkaikan dengan senam jantung sehat, kemungkinan kita agendakan pada H-1 penutupan Expo,” jelasnya.

Jalan sehat akan digelar di Helipad Bukit Pelangi, lokasi yang sama dengan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Untuk Erau, Pemkab Kutim ingin kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian HUT, tetapi juga menjadi momen penguat kebersamaan masyarakat dan pengingat jati diri Kutim.

“Perhatian khusus adalah kita menginginkan Erau ini menjadi momen penguat kebersamaan masyarakat dan pengingat jati diri Kutim dalam rangka mengoptimalisasi semangat kerja dalam upaya pembangunan Kutim menjadi tangguh, mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya. (Ls/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini