Anak Berisiko di Sangatta Utara Dapat Intervensi Gratis melalui Rumah Rehab Gizi
![]()
inspirasimedia.com, SANGATTA – Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), memberikan intervensi melalui Rumah Rehab Gizi (RRG) bagi anak yang masuk kategori berisiko stunting.
Berdasarkan data yang diterima pihak kecamatan, ada 542 anak yang masuk kategori berisiko stunting.
Intervensi dilakukan dengan membawa anak ke RRG untuk Mendapatkan Makanan Tambahan (MMT) tiga kali sehari. Orang tua juga diberikan edukasi selama mengikuti program.
“Tujuannya anak-anak yang berisiko itu kita bawa ke rumah rehab gizi untuk diberikan PMT tiga kali sehari dan juga memberikan edukasi kepada orang tuanya,” kata Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi.
Pendampingan di RRG melibatkan dokter spesialis anak tumbuh kembang, dokter ahli gizi, psikolog, bidan terlatih serta pendamping gizi dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Sebelum mendapatkan intervensi, anak terlebih dahulu menjalani skrining. Dari pemeriksaan itu, diketahui tidak semua anak yang masuk kategori berisiko stunting merupakan anak stunting.
Hasdiah menuturkan, dalam pemeriksaan juga ditemukan anak dengan penyakit penyerta. Di antaranya ada yang terindikasi penyakit jantung bawaan dan Tuberkulosis (TB). Dari 20 anak yang diperiksa, tiga di antaranya terindikasi TB.
Tuberkulosis adalah penyakit menular akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang paling sering menyerang paru-paru.
Karena itu, Hasdiah menegaskan anak yang masuk kategori berisiko stunting belum tentu merupakan anak stunting.
“Anak berisiko bukan anak stunting. Karena kita belum tahu, belum pernah ada pemeriksaan khusus sebenarnya,” ujarnya.
RRG menerima anak usia 0 hingga 24 bulan. Hasdiah menyebut orang tua cukup antusias mengikuti program itu karena layanan diberikan secara gratis, termasuk makanan dan edukasi.
“Jadi alhamdulillah kalau keinginan orang tua untuk masuk ke RRG itu sebenarnya banyak. Karena di sini serba gratis. Semuanya pendidikan diberikan, edukasi yang diberikan ke orang tuanya gratis, dijemput, dikasih makan, itu semua gratis,” pungkasnya. (Ls/ADV)



Tinggalkan Balasan