Program Bantuan Pendidikan Pemkab Kutim Sasar Siswa dari Keluarga Berpenghasilan Rendah
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah mengambil langkah signifikan untuk memastikan bahwa semua siswa baru dari keluarga kurang mampu menerima bantuan pendidikan.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan survei langsung ke desa-desa dan kecamatan untuk memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Pada tahun 2023, Disdikbud Kutim telah mendistribusikan bantuan berupa buku dan seragam gratis kepada peserta didik baru di jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Kabupaten Kutim.
“Kami telah menyerahkan sekitar 10 ribu seragam SD dan sejumlah buku secara gratis kepada peserta didik baru,” ungkap Mulyono.
Bantuan pendidikan ini, kata dia, diberikan secara khusus kepada siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu atau berpenghasilan rendah. Mulyono menjelaskan bahwa pihaknya turun langsung ke pelosok desa dan kecamatan untuk melakukan survei dan memastikan bahwa bantuan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak dari keluarga kurang mampu dapat merasakan manfaat dari bantuan ini,” tambahnya.
Program bantuan pendidikan ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kutim untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya. “Pemberian bantuan ini merupakan salah satu upaya Pemkab Kutim untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kutim,” jelas Mulyono.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga kurang mampu dalam menyediakan kebutuhan sekolah anak-anak mereka. Dengan adanya bantuan seragam dan buku gratis, diharapkan siswa dapat lebih fokus dalam belajar tanpa harus khawatir tentang perlengkapan sekolah mereka.
Komitmen ini mencerminkan perhatian Pemerintah Kutim terhadap pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak Kutim. Dengan memberikan bantuan pendidikan ini, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan motivasi dan semangat baru bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka,” tutup Mulyono. (Adv/Q)



Tinggalkan Balasan