Gebyar Literasi Kutim Hadirkan 300.000 Buku, Berlangsung 10 Hari

Media Redaksi Redaksi
Gebyar Literasi Kutim Hadirkan 300.000 Buku, Berlangsung 10 Hari. (Foto: Dok. inspirasimedia.com)

Loading

Inspirasimedia.com, SANGATTA – Gebyar Literasi Kutai Timur (Kutim) 2026 resmi dibuka, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kutim periode 2026-2030 itu berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara YPPSB Munthe, Sangatta Utara.

Dalam kegiatan tersebut, tersedia 550 kardus berisi 300.000 eksemplar buku. Buku yang disediakan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari literatur ilmiah, buku pelajaran hingga karya sastra.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari dan membaca buku yang tersedia. Menurutnya, bahan bacaan tidak hanya berasal dari buku cetak.

“Apapun yang terjadi, membaca tidak pernah ada batu sandungan. Semua yang ada ini kita baca. Baik yang ada di buku, baik ada di lapangan, di depan, di belakang, samping kiri, kanan, di atas, di bawah, itu semua bacaan,” kata Ardiansyah.

Ia juga menyinggung kebiasaan membaca yang kini tidak hanya dilakukan melalui lembaran kertas. Bahan bacaan dapat diperoleh melalui media digital.

“Minat baca itu kadang-kala kita tidak punya fokus kepada sebuah lembar-lembar kertas yang tertulis, ya lembar-lembar kertas yang dicetak hasil dari tulisan siapapun, tetapi sekarang lembaran baca itu bisa melalui digital dan sebagainya,” jelasnya.

Ardiansyah berharap, minat baca masyarakat Kutim terus berkembang, termasuk pada generasi sekarang dan generasi yang akan datang.

Buku-buku yang tersedia dalam kegiatan tersebut diharapkannya dapat menjadi pengayaan bagi pribadi dan keluarga.

“Ya, pengayaan berikutnya untuk pribadi, untuk keluarga dan seterusnya,” tuturnya.

Selain pameran buku, selama 10 hari hingga 4 Oktober 2026, sejumlah kegiatan literasi juga dijadwalkan berlangsung.

Di antaranya talkshow literasi, pelatihan public speaking, sesi read aloud, bedah buku karya penulis lokal Kutim hingga lomba kreasi siswa.

Gebyar Literasi Kutim 2026 mengusung tema “Buku untuk Semua, Literasi untuk Masa Depan.” (Ls/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini