HUT Berau ke-72 Tetap Meriah Meski Pawai Budaya Diundur

(Foto: Istimewa)

Loading

Inspirasimedia.com, TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-72 dan Kota Tanjung Redeb ke-215 tahun dijamin tetap berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang telah ditetapkan.

Meskipun demikian, terdapat sedikit penyesuaian pada jadwal salah satu acara utama, yaitu Pawai Budaya yang berubah dari tanggal 6 September menjadi 16 September 2025.

Ilyas Natsir, Kepala Dinas Pariwisata Berau, melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Retno Kustiah, menjelaskan bahwa kepastian perubahan tersebut telah diputuskan dalam rapat panitia.

“Rangkaian kegiatan sudah fix, hanya Pawai Budaya yang mengalami perubahan jadwal. Untuk agenda lainnya tetap berjalan sesuai rencana,” paparnya, Rabu (28/8/2025).

Peringatan akan dimulai pada 10–11 September 2025 dengan lomba paduan suara tingkat OPD dan SLTA. Kemudian, pada 14 September akan diselenggarakan tradisi Mamallas Banua di Keraton Sambaliung, dan 15 September menjadi puncak peringatan HUT Berau dengan upacara di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb yang dilanjutkan sidang paripurna di DPRD.

Serangkaian kegiatan berlanjut dengan lomba Ancur Paddas, Puncak Rasul, festival kue tradisional, serta pasar murah pada 17 September di Lapangan Pemuda.

“Kegiatan ini juga bersamaan dengan Bupati Cup Sepak Bola di Stadion Olympic Mini Teluk Bayur,” tambahnya.

Selanjutnya pada 18 September digelar prosesi adat Baturunan Parau di Museum Batiwakkal, disusul turnamen bola voli Bupati Cup pada 19–25 September di gedung Graha Pemuda. Tradisi Manutung Jukut akan dilaksanakan 20 September, lalu pada 30 September ada lomba olahraga tradisional di Lapangan Sepak Bola Batiwakkal.

Sebagai penutup, Festival Gambus tingkat umum akan digelar di Amphitheater Taman Sanggam.

“Untuk Berau Expo, itu bukan ranah Disbudpar tetapi Dinas Perizinan. Jadwal pastinya masih menunggu kepastian lebih lanjut,” tambah Retno.

Dengan susunan agenda ini, perayaan Hari Jadi Berau 2025 diyakini akan semakin meriah sekaligus menampilkan kekayaan budaya serta tradisi daerah.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini