Hujan Angin Kencang Rusak Atap SDN 020 Samarinda Utara, Siswa Belajar Online

(Foto: Istimewa)

Loading

Inspirasimedia.com, SAMARINDA – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Samarinda Utara pada Sabtu (26/7/2025) siang menyebabkan atap beberapa ruang kelas di SDN 020 Samarinda Utara rusak parah.

Akibatnya, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut terganggu, terutama di ruang kelas 1 dan kelas 3 yang mengalami kerusakan paling serius.

Kepala SDN 020 Samarinda Utara, Kardi, menyebut peristiwa itu terjadi ketika para siswa sudah pulang, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Waktu kejadian kemarin itu anak-anak sudah pada pulang, guru-guru saja yang masih di sekolah. Alhamdulillah tidak ada korban,” ungkap Kardi saat ditemui, Senin (4/8/2025).

Ia menjelaskan bahwa total ada lima titik yang terdampak, dengan dua ruang kelas mengalami kerusakan cukup berat akibat atap yang terlepas dan terlempar ke bagian bawah bangunan.

Untuk saat ini kata dia, siswa kelas 1 dialihkan ke pembelajaran daring (online), sementara kelas lainnya tetap menjalankan kegiatan tatap muka seperti biasa.

“Untuk kelas 1 sementara kita belajar online. Kalau perbaikannya cepat selesai, ya langsung kita kembali belajar seperti biasa,” jelasnya.

Menurut Kardi, penanganan awal telah dilakukan secara cepat oleh Tim TWAP dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda. Hari ini lanjutnya, proses perbaikan sudah mulai berjalan dengan fokus pada penanganan mendesak, khususnya atap dan plafon ruang kelas.

“Untuk perbaikan memang sudah kita usulkan sebelumnya. Yang sekarang dikerjakan dulu yang urgent, supaya anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” tambahnya.

Pantauan di lapangan bahwa secara keseluruhan kondisi bangunan ruang kelas di SDN 020 Samarinda Utara masih berbahan dasar kayu. Hanya terdapat tiga toilet yang kondisinya masih kurang layak.

Kemudian, sekola tersebut juga belum memiliki musala atau tempat ibadah serta ruang perpustakaan secara khusus, hanya sekedar pojok baca. Sebab ruangan yang sebelumnya digunakan sebagai perpustakaan dialihfungsikan sebagai ruang kelas.

Oleh karena itu, Kardi berharap agar renovasi bisa segera dilakukan secara menyeluruh demi kenyamanan dan keselamatan seluruh siswa dan guru.

“Semoga cepat diperbaiki dan direnov supaya anak dan guru aman dan nyaman di sekolah,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini