30 UMKM Swarga Bara Terdaftar, Usaha Warga Beragam dari Kuliner hingga Batik
![]()
inspirasimedia.com, SANGATTA – Sekitar 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), telah terdaftar dan mendapat pendampingan. Jenis usahanya beragam, mulai dari kuliner, batik, kerajinan hingga usaha daur ulang.
Sekretaris Desa Swarga Bara, Rulliyanti mengatakan, sebagian pelaku UMKM mendapat pendampingan dari perusahaan melalui program corporate social responsibility atau Tanggung Jawsb Sosial dan Lingkungan (CSR/TJSL).
“Kurang lebih mungkin ada sekitar 30-an UMKM yang betul-betul terdaftar dan terdampingi dari teman-teman CSR/TJSL perusahaan,” katanya.
Salah satu usaha yang berkembang di Desa Swarga Bara adalah batik. Beberapa workshop batik berada di desa tersebut, di antaranya Batik Panorama, Batik Juwita Wakaroros dan Batik Bumi Etam milik Bu Wises.
“Karena kami punya beberapa workshop, jadi kami dinobatkan oleh Ibu Camat sebagai Desa Membatik,” ujar Rulliyanti.
Selain batik, ada pula pelaku UMKM yang memproduksi amplang. Rulliyanti menyebut Amplang Batubara dan Amplang Raos sudah memiliki izin.
“Amplang Batubara, Amplang Raos yang sudah berizin,” ucapnya.
Rulliyanti berharap, pendampingan bagi pelaku UMKM dapat terus dilakukan. Ia juga berharap ada perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk membantu dari sisi branding dan pemasaran.
“Kami berharapnya ya mungkin nanti akan ada selain pendampingan dari teman-teman CSR/TJSL dan juga perhatian daripada Pemkab Kutim, mungkin bisa nanti terkait bantu branding dan lain sebagainya ataupun terkait pemasarannya,” harapnya. (Ls/ADV)



Tinggalkan Balasan