Demi Ketahanan Pangan, DPRD Kutai Timur Dorong Inovasi Sistem Distribusi dan Pemberdayaan Petani

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur menginisiasi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pendekatan komprehensif dan inovatif. Fokus utama adalah mengoptimalkan kinerja 34 lumbung desa yang telah dibangun dan mengembangkan sistem distribusi pangan yang lebih efektif.

Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur, Muhammad Ali, menegaskan perlunya evaluasi mendalam terhadap program ketahanan pangan. “Kami tidak sekadar ingin melihat jumlah lumbung desa, tapi memastikan setiap infrastruktur berfungsi maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu terobosan yang diusulkan adalah pembentukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) lintas stakeholder. Tim ini diharapkan mampu memantau dan mengendalikan dinamika harga pangan secara lebih responsif dan akurat.

Dewan juga mendorong digitalisasi sistem distribusi pangan melalui pengembangan platform terintegrasi. Sistem informasi real-time ini akan memungkinkan pemantauan stok dan distribusi pangan secara lebih transparan dan efisien.

Perhatian khusus diberikan pada program pekarangan rumah. DPRD mengusulkan perluasan cakupan melalui pemberian insentif komprehensif, mulai dari bantuan bibit hingga pendampingan teknis bagi masyarakat yang berpartisipasi.

“Kami ingin mendorong kemandirian pangan melalui pemberdayaan aktif masyarakat,” tambah Muhammad Ali. Rencana kerjasama dengan Bulog dan fokus pada pengembangan budi daya pangan alternatif menjadi strategi untuk mengurangi ketergantungan pada beras.

Dengan pendekatan holistik ini, DPRD Kutai Timur berharap dapat menciptakan ekosistem ketahanan pangan yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan. (Pant/Adv-DPRD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini