Pendekatan Komprehensif untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Komisi B DPRD Kutai Timur menekankan pentingnya pendekatan strategis dalam program pemberdayaan masyarakat desa, dengan fokus pada pengembangan potensi lokal dan partisipasi aktif masyarakat.

Muhammad Ali, Ketua Komisi B, menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat desa harus melampaui sekadar pembangunan infrastruktur. “Kami mendorong pendekatan komprehensif yang mencakup pengembangan ekonomi produktif, penguatan kelembagaan desa, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Tiga prioritas utama teridentifikasi dalam program ini. Pertama, pemetaan potensi unggulan setiap desa sebagai basis pengembangan ekonomi. Kedua, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi lokal. Ketiga, program pelatihan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan pasar.

“Kami melihat masih terdapat kesenjangan antara program yang dijalankan dengan potensi riil di lapangan. Setiap desa memiliki karakteristik unik yang harus menjadi pertimbangan utama dalam merancang program pemberdayaan,” tegas Ali.

Dewan juga mendorong pengembangan sistem monitoring dan evaluasi partisipatif. Program pemberdayaan harus dapat diukur keberhasilannya, tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga dampak konkret terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terkait anggaran, DPRD berkomitmen mendukung alokasi yang memadai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, mereka menekankan perlunya mekanisme pertanggungjawaban yang jelas dan terukur.

“DPRD akan terus mengawal implementasi program ini melalui fungsi pengawasan dan pembentukan regulasi pendukung. Target kami adalah mewujudkan desa-desa yang mandiri dan berdaya saing,” pungkas Ali. (Pant/Adv-DPRD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini