Helmi Abdullah Beri Kabar Gembira untuk Warga di Hari Jadi Samarinda ke-357, Rumah Sakit Internasional Segera Hadir di Kota Tepian

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SAMARINDA – Warga Kota Tepian menerima kabar gembira di momen perayaan hari jadi Samarinda yang ke-357.

Kabar gembira tersebut yakni bakal hadirnya rumah sakit bertaraf internasional di Samarinda.

Disampaikan Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah ketika diwawancara usai melaksanakan rapat paripurna, bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Inche Abdoel Moeis yang terletak di Jalan H. A. M. M. Rifaddin, bakal disulap jadi rumah sakit berstandar internasional.

Proyek pembangunan Rumah Sakit Moeis itu melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) bernilai lebih dari 700 miliar rupiah.

“Dengan dukungan investasi sebesar Rp700 miliar, kita akan memiliki rumah sakit berstandar internasional yang dilengkapi dengan fasilitas modern,” ujar Helmi Abdullah, Rabu (22/1/2025).

Di momen istimewa itu, Helmi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bersinergi membangun Samarinda.

Menurutnya, pemerintah kota (Pemkot) dan DPRD tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan dari masyarakat.

“Pemerintah kota dan DPRD tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan penjelasan terkait dimulainya proyek KPBU untuk membangun RSUD Abdoel Moeis.

Rumah sakit itu, ucapnya, akan menjadi fasilitas kesehatan berkelas dunia yang diharapkan bisa memenuhi standar internasional.

“Alhamdulillah, akhirnya proyek KPBU senilai lebih dari 700 miliar tanpa menggunakan APBD disetujui pemerintah dan mulai memasuki tahap lelang sejak tanggal 20 Januari lalu. Insya Allah, mimpi kita untuk memiliki rumah sakit internasional di Samarinda akan segera terwujud,” ungkap Andi Harun, Rabu (22/1/2025).

Dijelaskannya, proyek rumah sakit itu akan dibiayai oleh investor yang diantaranya kabarnya berasal dari Australia melalui Aspen Medical Group dan masih ada pihak lain yang juga turut terlibat dalam pendanaan dan pengelolaan proyek  melalui tim KPBU yang telah bekerja keras.

“Mimpi kita tidak hanya untuk membangun bangunan fisik dan sarana prasarana kesehatan tetapi juga manajemen dan pengelolaannya yang akan mengikuti standar internasional. Rumah sakit ini nantinya tidak hanya memiliki fasilitas yang canggih, tetapi juga manajemen kelas dunia yang akan memastikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini