DPRD Samarinda Dorong Pemkot Identifikasi Penyebab Kerusakan Fasilitas Umum di Kota Tepian

Loading

INPIRASIMEDIA.COM, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim menyoroti rusaknya sejumlah fasilitas umum di Kota Tepian, tak terkecuali Teras Samarinda.

Fasilitas destinasi rekreasi baru di Samarinda itu mengalami kerusakan, terutama pada bagian kursi duduk, lampu, dan beberapa elemen lainnya.

Abdul Rohim meminta Pemkot Samarinda untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan fasilitas umum tersebut.

Ia mempertanyakan apakah kerusakan itu disebabkan oleh kualitas pekerjaan yang buruk atau faktor eksternal lainnya.

“Kerusakan ini harus ditelusuri penyebabnya, apakah akibat konstruksi yang tidak sesuai standar atau ada faktor lain yang berkontribusi,” ujarnya.

Selain Teras Samarinda, Abdul Rohim  juga menyoroti kondisi jalan di M Yamin yang baru beberapa bulan selesai diperbaiki tetapi sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa kualitas pekerjaan perlu ditinjau ulang.

Abdul Rohim mengungkapkan bahwa ada dua faktor utama yang bisa menjadi penyebab kerusakan fasilitas umum.

Jika terbukti akibat kualitas pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, maka kontraktor proyek harus bertanggung jawab, bahkan ia minta diaudit untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

“Jika kerusakan terjadi karena mutu pekerjaan yang rendah, kontraktornya harus dipanggil dan dipertanggungjawabkan. Jika diperlukan, audit harus dilakukan agar tidak ada penyalahgunaan anggaran yang berujung pada hasil pekerjaan yang buruk,” tegasnya.

Namun, apabila penyebab kerusakan berasal dari faktor eksternal seperti vandalisme atau kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas umum, ia mendorong Pemkot perlu meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada warga.

“Kalau masalahnya karena faktor eksternal, seperti vandalisme atau kebiasaan masyarakat yang kurang peduli terhadap fasilitas umum, maka harus ada langkah konkret untuk mencegahnya, termasuk pengawasan lebih ketat dan edukasi agar fasilitas yang ada bisa bertahan lama,” tambahnya.

Politisi PKS ini menekankan bahwa setiap fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran besar seharusnya dapat bertahan lama dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Pemerintah jangan hanya fokus pada pembangunan, tetapi juga memastikan kualitas, daya tahan, dan keberlanjutannya,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini