Manfaatkan Kunjungan Gibran ke Samarinda, Abdul Rohim Dorong Andi Harun Lobi Pendanaan Proyek ke Pusat
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim menyampaikan apresiasinya terhadap proyek terowongan selili.
Ia mendorong Pemkot Samarinda untuk mengoptimalkan fungsionalitas terowongan selili agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pasalnya, proyek tersebut telah menyedot anggaran yang cukup besar.
“Kita apresiasi dan angkat topi untuk Pak Wali Kota atas proyek yang tidak kecil anggarannya kalau difungsikan secara maksimal,” ujar Rohim, Selasa (11/2).
Selain itu, Rohim juga mendorong agar momentum kunjungan Wakil Presiden RI ke Samarinda dapat dimanfaatkan oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk melakukan lobi pendanaan ke pemerintah pusat.
Ia menilai bahwa proyek pembangunan yang besar sebaiknya tidak sepenuhnya bergantung pada dana APBD.
“Kami berharap Wali Kota bisa melakukan lobby dan negosiasi agar proyek-proyek pembangunan ini tidak melulu menggunakan dana APBD, sehingga dana APBD bisa lebih dioptimalkan untuk kebutuhan dasar masyarakat,” harapnya.
Politisi PKS ini menyebut bahwa keberhasilan Samarinda membangun Terowongan Selili dapat menjadi nilai tawar yang kuat dalam melobi pemerintah pusat untuk mendukung proyek pembangunan lainnya.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk mendapatkan dukungan pendanaan,” pungkasnya.
Diketahui, Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Samarinda pada Rabu (12/2).
Dalam agendanya, Gibran akan mengunjungi sejumlah lokasi penting, diantaranya yakni Puskesmas Remaja, Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri, dan Terowongan Selili.
Terowongan Selili yang menjadi salah satu tujuan kunjungan Wapres merupakan terowongan pertama di Kaltim yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Infrastruktur sepanjang 700 meter yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin hingga Jalan Kakap ini dibiayai melalui skema Multi Years Contract dengan total anggaran Rp 395 miliar.
Terowongan ini digadang-gadang mampu mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Gunung Manggah. (Adv)



Tinggalkan Balasan