Dua Bapaslon Pilkada Kutim Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSUD Kudungga

Oplus_131072

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah-Mahyunadi (ARMY) dan Kasmidi Bulang-Kinsu (KB-KINSU), menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Kudungga, Minggu (01/09/2024).

Proses ini menjadi bagian penting dalam rangkaian tahapan Pilkada 2024 yang diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim.

Pasangan ARMY hadir lebih awal di rumah sakit, tepat pukul 07.00 WITA, dengan penuh percaya diri. Mereka menjalani serangkaian tes kesehatan sesuai jadwal. Dua jam kemudian, sekitar pukul 09.00 WITA, pasangan KB-KINSU tiba di lokasi yang sama dan langsung disambut oleh tim medis yang telah siap sejak pagi.

Ketua KPU Kutim, Siti Akhlis Muafin, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini diatur dalam Keputusan KPU Nomor 1090 Tahun 2024. “Tahapan pemeriksaan kesehatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting untuk menilai kesiapan fisik dan mental para kandidat,” ujar Siti Akhlis dalam konferensi pers yang digelar di Kantor KPU Kutim.

Proses pemeriksaan kesehatan ini mencakup tiga tahap, yakni pra pemeriksaan, pelaksanaan pemeriksaan, dan pasca pemeriksaan. Tahap pra pemeriksaan melibatkan persiapan oleh pihak KPU dan kandidat, termasuk registrasi pemeriksaan.

Pada tahap pelaksanaan, kandidat menjalani berbagai tes fisik dan psikis, sementara pada tahap pasca pemeriksaan, hasil tes akan diinformasikan kepada kandidat, termasuk kemungkinan adanya pemeriksaan lanjutan.

Direktur RSUD Kudungga, dr Muhammad Yusuf, mengungkapkan bahwa rumah sakit telah menyiapkan tim medis yang sangat kompeten untuk mendukung kelancaran proses ini.

“Kami menyiapkan 24 dokter spesialis, 6 anggota dari BNN, dan 2 psikolog klinis, serta tenaga medis lainnya yang siap melayani kebutuhan pemeriksaan kesehatan ini,” jelas dr Yusuf.

Pemeriksaan kesehatan meliputi berbagai tes fisik, seperti USG Abdomen, rontgen thorax, tes status penyalahgunaan narkoba, spirometri paru, serta pemeriksaan THT-KL audiometri, mata, jantung, dan pembuluh darah. Sementara itu, tes psikis mencakup wawancara dengan psikiater, tes kepribadian, dan tes inteligensi untuk mengukur kesehatan mental kandidat.

“Proses ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kandidat yang maju dalam Pilkada benar-benar memenuhi kriteria kesehatan yang ditetapkan,” tambah dr Yusuf.

Ia juga menekankan bahwa proses pemeriksaan ini dilakukan dengan transparansi dan objektivitas, sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.

Setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, hasilnya akan diserahkan kepada KPU untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan.

KPU berharap, melalui proses yang ketat ini, Pilkada 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas, sehat secara jasmani dan rohani, serta siap memimpin Kutai Timur ke arah yang lebih baik di masa depan.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan para calon menunjukkan komitmen mereka untuk mematuhi aturan serta kesiapan mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan demokrasi yang sehat dan berkualitas di Kutim. (Adv/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini