Pulau Miang dalam “Berlayar Bersama Bapak”: Cerita Ayah-Anak Pulau Bahari
![]()
Sangkulirang — Seni kembali menjadi jembatan promosi pariwisata Kutai Timur. Film pendek “Berlayar Bersama Bapak” berhasil mencuri perhatian publik dengan mengangkat keindahan Pulau Miang sekaligus nilai-nilai kehidupan masyarakat pesisir.
Diproduksi oleh Layarsinemakutim bersama Dinas Pariwisata Kutim, film arahan sutradara Retno Krismayanti dan produser Asep Firmansyah ini mengisahkan hubungan hangat ayah-anak nelayan. Cerita sederhana namun sarat makna itu berpadu dengan visualisasi alam pesisir yang autentik: laut jernih, pasir putih, hingga biota bawah laut yang memesona.
Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman yang hadir dalam pemutaran film menyampaikan apresiasi. “Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga sukses menampilkan keindahan Pulau Miang dengan cara emosional dan menarik. Ini langkah strategis mempromosikan wisata Kutim melalui karya kreatif,” ujarnya.
Menghadapi musim pariwisata akhir 2024, Pemkab Kutim mendorong penggunaan media inovatif untuk memperluas promosi. Film dianggap sebagai medium ampuh menjangkau audiens lebih luas, terutama generasi muda yang akrab dengan konten visual.
Retno Krismayanti menegaskan, pemilihan Pulau Miang sebagai lokasi syuting bukan kebetulan. “Pesonanya masih sangat alami. Dari pasir putih, laut jernih, hingga kehidupan bawah lautnya, semua kami abadikan untuk mendukung cerita sekaligus mempromosikan destinasi ini,” jelasnya.
Ke depan, Pemkab Kutim berkomitmen mendukung industri kreatif lokal, termasuk perfilman, sebagai bagian dari strategi pemasaran pariwisata berkelanjutan. Harapannya, lebih banyak karya serupa lahir untuk mengangkat destinasi lain di Kutim.
“Cerita yang baik dan visual yang kuat dapat menggerakkan hati orang untuk datang dan merasakan sendiri keindahan Kutim,” pungkas Bupati Ardiansyah.
Dengan hadirnya film “Berlayar Bersama Bapak”, Pulau Miang bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga sumber inspirasi budaya dan kreativitas yang patut dilestarikan. (ADV/ProkopimKutim/IM)



Tinggalkan Balasan