Jalan Penghubung Kelinjau ke Senyiur Segera Ditingkatkan Pemkab Kutim

Pemerataan pembangunan infrastruktur di pedalaman kembali ditegaskan Pemkab Kutim. Perbaikan akses jalan antardesa di Kecamatan Muara Ancalong dipastikan menjadi prioritas untuk membuka konektivitas dan memperlancar kegiatan masyarakat.
Media Redaksi Redaksi

Loading

Muara Ancalong — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur dasar, terutama di wilayah pedesaan. Hal itu disampaikan Bupati Kutim, H Ardiansyah Sulaiman, saat meresmikan Balai Desa Kelinjau Ilir, Kecamatan Muara Ancalong, beberapa hari lalu.

Bupati Ardiansyah menyebut bahwa peningkatan akses jalan antardesa menjadi bagian penting dalam pemerataan pembangunan, termasuk membuka jalur penghubung dari Kelinjau Hulu menuju Senyiur.

“Pemerintah Kutim tetap akan terus membangun infrastruktur di seluruh wilayah. Untuk Muara Ancalong, kami akan meneruskan jalur dari Kelinjau Hulu hingga nanti, insya Allah, bisa tersambung sampai ke Desa Senyiur,” ujar Ardiansyah.

Ia mengatakan bahwa instruksi untuk percepatan perbaikan jalan telah diberikan beberapa bulan sebelumnya, termasuk meminta dukungan pihak perusahaan untuk penanganan titik rawan banjir.

“Saya sudah instruksikan agar titik-titik banjir segera diuruk. Mudah-mudahan tahun depan Pemerintah Kabupaten Kutim sudah siap untuk meningkatkan jalan itu menjadi jalur yang representatif,” tambahnya.

Bupati menegaskan, pembangunan infrastruktur bukan sekadar penyediaan akses fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kegiatan masyarakat bisa berjalan dengan baik dengan hadirnya infrastruktur yang memadai,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Muara Ancalong, Muhammad Harun Al Rasyid, menyambut baik komitmen Pemkab Kutim. Ia menyebut peningkatan jalur dari Kelinjau hingga Senyiur akan sangat membantu mobilitas warga.

“Jika jalur ini selesai, perjalanan menuju Senyiur akan jauh lebih singkat dan lancar. Ini tentu sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.

Peresmian Balai Desa Kelinjau Ilir menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam membangun desa dari pinggiran, sejalan dengan visi Kutim yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing. (ADV/ProkopimKutim/IM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini