Pama Grup dan Dusun Kawista Wonosobo Memimpin Perubahan Menuju Lingkungan yang Berkelanjutan

oplus_1024

Loading

Inspirasimedia.com, WONOSOBO – Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) telah menjadi panggung bagi upaya-upaya luar biasa dalam menjaga lingkungan hidup.

Salah satu perusahaan yang menonjol dalam misi ini adalah PT Pamapersada Nusantara Group (Pama Grup), yang baru-baru ini meluncurkan program Proklim (Program Kampung Iklim) dengan tema “Sustainability Life Style Toward Green Growth” di Hotel Dafam, Jalan Dieng Rowopeni.

Acara Media Gathering yang dihelat pada Selasa (07/05/2024) tersebut menjadi saksi keberhasilan Dusun Kawista, Desa Adiwarno, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, sebagai salah satu desa binaan CSR PT Pamapersada Nusantara.

Direktur PT PAMA saat memberikan santunan kepada anak SMPN 3 Selomerto.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras tim CSR Pama yang telah menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi.

Direktur PT Pama, Ari Sutrisno, menggarisbawahi pentingnya upaya bersama dalam menghadapi perubahan iklim. Dusun Kawista telah menunjukkan contoh nyata dengan program-program seperti bank sampah, sanitasi sehat, agro forestry, budidaya sayur, kolam perikanan, dan sekolah Adiwiyata. Keberhasilan ini mendapat apresiasi besar dari masyarakat dan pemerintah setempat.

Menyusul keberhasilan di Dusun Kawista, PT Pamapersada Nusantara Group berencana untuk mengembangkan program Proklim ke 10 desa di sekitar Dusun Kawista. Target mereka adalah meraih predikat Proklim Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2026.

Ini menjadi langkah besar dalam memperluas dampak positif terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (KLH) Wonosobo, Endang Lisdianingsih, menyoroti pentingnya sinergi antara pemeliharaan lingkungan dan pembangunan ekonomi.

Hal ini sejalan dengan visi Pemkab Wonosobo yang ingin mewujudkan Kampung Mandiri, Asri, Elok, dan Rapi (MAER). Dukungan dari perusahaan-perusahaan seperti Pama Grup menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.

Dalam era di mana perubahan iklim menjadi perhatian global, langkah-langkah konkret seperti yang dilakukan oleh Pama Grup dan Dusun Kawista memberikan harapan baru bagi keberlanjutan lingkungan hidup.

Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat bersama-sama menciptakan dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Direktur PT Pama, Ari Sutrisno, menegaskan komitmen PAMA Group dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dengan langkah-langkah nyata dan inspiratif. Menurutnya, program Proklim yang ambisius dan pembinaan sekolah Adiwiyata telah menjadikan PAMA sebagai motor penggerak dalam pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Dusun Kawista adalah contoh gemilang yang menjadi pahlawan dalam narasi ini,” ujar Ari Sutrisno. Melalui program seperti bank sampah, sanitasi sehat, agroforestri, dan sekolah Adiwiyata, Dusun Kawista telah membuktikan bahwa visi keberlanjutan bukanlah impian kosong.

Ari Sutrisno menambahkan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam menghadapi perubahan iklim, dengan kesuksesan Dusun Kawista menjadi bukti bahwa transformasi positif dapat terjadi melalui kerja keras dan kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah.

PAMA Group tidak berhenti di Dusun Kawista, mereka merencanakan pengembangan program Proklim ke 10 desa di sekitar Kawista dengan ambisi meraih predikat Proklim Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2026. Hal ini merupakan komitmen untuk meningkatkan dampak positif terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

“Misi kami bukan hanya menyelamatkan lingkungan, tetapi juga menciptakan harapan bagi generasi mendatang,” ujar Ari Sutrisno.

Selain fokus pada aspek lingkungan, PAMA juga menggandeng sekolah-sekolah melalui program Adiwiyata. Hal ini dilakukan untuk menanamkan kesadaran lingkungan dan membangun generasi penerus yang bertanggung jawab terhadap bumi.

Dept Head CSR Head Office Maidi Irvan menekankan bahwa Proklim adalah perjalanan menyeluruh yang dimulai dari identifikasi kerentanan dan risiko perubahan iklim. Dengan merangkul lebih dari 6 ribu kampung iklim di 34 provinsi dan 350 kabupaten kota sejak tahun 2013, CSR PAMA telah membuktikan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Irvan juga menyatakan bahwa fokus PAMA tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga pada generasi penerus melalui pembinaan sekolah menuju Adiwiyata. Ini dilakukan dengan harapan mendorong kesadaran lingkungan sejak usia dini, menjadikan sekolah-sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Bupati Wonosobo, Dyah Retno Sulistyowati melalui Kepala Dinas LH, Endang Lisdianingsih mengapresiasi kontribusi PAMA Group dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Wonosobo. Menurutnya, sinergi antara pemeliharaan lingkungan dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan merupakan kunci dalam mewujudkan visi untuk menciptakan Kampung Mandiri, Asri, Elok, dan Rapi (MAER).

“Dengan kerja sama yang solid dan tekad yang kuat, kita dapat membayangkan sebuah masa depan di mana pertumbuhan ekonomi tidak lagi bertentangan dengan kelestarian lingkungan, tetapi justru saling mendukung,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat seperti yang terjadi di Dusun Kawista, memberikan contoh inspiratif tentang bagaimana kita dapat bergerak maju bersama untuk menciptakan dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini