Satyalancana untuk Para Penjaga Nyawa: 21 PNS Damkar Kutim Diapresiasi Presiden
![]()
SANGATTA — Pemerintah kembali menegaskan penghargaan negara terhadap pengabdian aparatur penyelamat jiwa. Sebanyak 21 Pegawai Negeri Sipil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dianugerahi Satyalancana Karya Satya karena dinilai menunjukkan kesetiaan, kecakapan, kedisiplinan, serta rekam tugas yang bersih dan berkelanjutan sesuai standar penghargaan kenegaraan.
Penganugerahan tersebut terbagi berdasarkan masa bakti, yakni Satyalancana Karya Satya XXX Tahun untuk 2 orang, XX Tahun untuk 1 orang, dan X Tahun untuk 18 orang. Dua penerima kategori tertinggi 30 tahun adalah Rina Marianti, Analis Kebakaran Ahli Muda, serta Idris Hadi Siswanto yang menjabat Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Dunia Usaha. Pada kategori 20 tahun, penghargaan diterima Adriansyah selaku Kasi Pencegahan.
Pada kelompok 10 tahun, 18 PNS menerima penghargaan yang mencakup beragam jabatan, mulai dari Kepala Sub Bagian, Analis, Penelaah Teknis Kebijakan, Penata dan Operator Layanan Operasional. Di antaranya Rendra Hamid, Hernilawati, dan Suryadhi Amin, yang diketahui berkontribusi dalam penguatan sistem pelayanan dan manajemen operasional Damkar Kutim.
“Total 21 pegawai Damkar menerima Satyalancana Karya Satya. Penyematan dilakukan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Gedung Serbaguna bersama penerima lainnya dari total 200 PNS se-Kutim,” tutur Rina Marianti selepas kegiatan penyerahan penghargaan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk legitimasi negara atas tugas penuh risiko dari para aparatur penyelamat yang kerap berada di garis pertama menghadapi bencana kebakaran. Pengabdian mereka tidak hanya tercatat dalam data masa kerja, tetapi juga melekat pada nyawa dan keselamatan warga yang berhasil diselamatkan.
Mereka layak dihormati, karena dedikasi semacam itu tidak terukur angka, tetapi terasa dalam setiap sirene yang menyelamatkan hidup.(ADV/ProkopimKutim/IM)



Tinggalkan Balasan