Wajib Pajak Teladan: KPC Diapresiasi Pemkab Kutim

Kepatuhan pajak bukan hanya urusan administrasi, tetapi fondasi penting bagi pembangunan daerah. Di momen peringatan HUT ke-26 Kutai Timur, pemerintah memberikan penghargaan kepada para wajib pajak teladan yang konsisten menyokong pendapatan daerah. PT Kaltim Prima Coal (KPC) menjadi salah satu penerima penghargaan atas dedikasinya dalam memenuhi kewajiban pajak daerah secara disiplin.
Media Redaksi Redaksi

Loading

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) menyerahkan penghargaan kepada sejumlah wajib pajak yang dinilai berkontribusi besar mendukung program pembangunan melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian upacara HUT ke-26 Kutim di Lapangan Kantor Bupati Kutim.

PT Kaltim Prima Coal (KPC) menjadi salah satu penerima penghargaan pada kategori Pajak Air Tanah. Penghargaan tersebut diterima oleh perwakilan perusahaan, Zuhri Rusan, yang menyampaikan apresiasi dan komitmen KPC terhadap kepatuhan regulasi perpajakan daerah.

“Ini merupakan bukti bahwa PT KPC adalah wajib pajak yang patuh, dan terus membayar pajak sesuai aturan untuk mendukung pembangunan di Kutai Timur,” tutur Zuhri.

Ia menegaskan bahwa pajak daerah memiliki posisi strategis dalam pembiayaan pembangunan lintas sektor. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kualitas layanan publik. Menurutnya, kepatuhan dalam membayar pajak adalah bentuk partisipasi nyata dunia usaha dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Zuhri juga menegaskan bahwa KPC siap melanjutkan kontribusi dalam mendukung visi pembangunan Kutai Timur yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing. “Komitmen ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Melalui penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap perusahaan maupun wajib pajak lainnya terdorong untuk semakin aktif menunaikan kewajibannya, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih merata dan manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Kepatuhan pajak adalah investasi terbesar bagi masa depan daerah. Dan Kutai Timur memilih untuk merayakan para pelakunya yang bekerja dalam senyap, tetapi berdampak nyata bagi kemajuan. (ADV/ProkopimKutim/IM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini