Ide Kuliner Ikan Kombeng Menembus Persaingan Tiga Besar Kabupaten

Inovasi kuliner berbahan dasar ikan kembali mengangkat nama Kecamatan Kombeng. TP-PKK Kombeng berhasil meraih juara tiga pada Lomba Cipta Menu Tingkat Kabupaten Kutai Timur, membuktikan bahwa kreativitas dari pelosok daerah mampu bersaing di panggung kabupaten.
Media Redaksi Redaksi

Loading

SANGATTA — Ajang Lomba Cipta Menu Berbahan Dasar Ikan Tingkat Kutai Timur yang digelar di Sangatta beberapa waktu lalu melahirkan kebanggaan baru bagi Kecamatan Kombeng. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kombeng sukses naik podium sebagai juara ketiga setelah menyingkirkan perwakilan dari 15 kecamatan peserta lainnya.

Prestasi tersebut disambut penuh syukur oleh TP-PKK Kombeng. Ketua TP-PKK Kecamatan Kombeng yang diwakili Sekretarisnya, Setiati, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kekompakan dan kerja keras seluruh anggota yang berkomitmen mengolah potensi lokal menjadi karya kuliner bergizi dan inovatif.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih TP-PKK Kecamatan Kombeng. Ini hasil kebersamaan dan kerja keras seluruh pengurus. Semoga ke depan kami bisa terus berkolaborasi menjalankan program-program kabupaten,” ujar Setiati.

Lomba ini diselenggarakan sebagai sarana meningkatkan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi pangan lokal, khususnya ikan, yang menjadi sumber protein utama dan melimpah di wilayah Kutai Timur. Para peserta ditantang menciptakan sajian berbahan dasar ikan yang tidak hanya lezat dan menarik tetapi juga layak menjadi inspirasi menu sehat keluarga.

Bagi TP-PKK Kombeng, capaian tersebut menjadi pendorong semangat untuk terus berinovasi. Mereka bertekad menjadikan hasil perikanan sebagai identitas kuliner daerah yang mampu mendukung pemberdayaan masyarakat serta membuka peluang ekonomi berbasis kreativitas lokal.

Prestasi ini menegaskan bahwa kemampuan dan potensi tidak selalu lahir dari pusat kota besar. Di tangan perempuan-perempuan tangguh dari lini akar rumput, Kombeng membuktikan bahwa ide sederhana dapat tumbuh menjadi kebanggaan bersama. (ADV/ProkopimKutim/IM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini