Hari Bhayangkara ke-79: Polda Kaltim Fokus Pembinaan Atlet Muda

(Foto: Istimewa)

Loading

BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Lapangan Sepak Bola SPN Brimob, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Sabtu (5/7/2025).

Kegiatan diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), keluarga besar Polri, serta masyarakat umum.

Rangkaian acara dimulai dengan jalan sehat bersama dan dilanjutkan dengan final turnamen sepak bola anak usia 8, 10, dan 12 tahun.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro menyatakan peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

“Polri harus hadir dan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari,” kata Irjen Pol Endar.

Ia menambahkan, penyelenggaraan turnamen sepak bola usia dini merupakan komitmen Polda Kaltim dalam mendukung pengembangan olahraga sejak usia muda.

“Harapannya, dari ajang ini dapat lahir bibit-bibit unggul dari Kalimantan Timur,” ujarnya.

Polda Kaltim juga mulai mengembangkan pembinaan atlet muda di cabang olahraga lainnya seperti bulu tangkis dan judo, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap generasi muda.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini turut dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73.

Kapolda Kaltim mengapresiasi kontribusi Bhayangkari Kaltim dalam berbagai kegiatan sosial dan dukungan terhadap program nasional.

“Kami sangat mengapresiasi program-program Bhayangkari, terutama yang mendukung kesejahteraan keluarga besar Polri dan kegiatan kemanusiaan seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG),” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Kaltim, Rudy Mas’ud atas dukungan terhadap program kepolisian, termasuk rencana pembangunan sekolah di Kutai Kartanegara (Kukar).

“Ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan dalam pembangunan daerah,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Polri dalam menjalankan tugas membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari TNI, pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan bersama,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini