Pemkot Balikpapan Butuh Upaya Ekstra 20 Persen Guna Penuhi Target Reduksi Sampah Nasional

(Foto: Istimewa)

Loading

Inspirasimedia.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan masih memerlukan kerja keras untuk memenuhi target nasional reduksi sampah sebesar 50 persen. Capaian saat ini baru menyentuh angka 30 persen, sehingga diperlukan pengurangan tambahan sekitar 20 persen lagi.

Sudirman Djayaleksana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, menyebutkan salah satu strategi kunci yang dijalankan adalah pembentukan 210 bank sampah di level kelurahan dan kecamatan.

“Hari ini sudah ada 106 bank sampah yang aktif. Artinya kita masih kekurangan sekitar 100 lagi,” ucap Dirman, Kamis (21/8/2025).

Ia menjelaskan bahwa eksistensi bank sampah tidak sekadar untuk menurunkan volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun juga untuk membiasakan masyarakat melakukan pemilahan sampah dari rumah.

“Yang paling berperan adalah RT dan kelurahan. Tujuannya supaya sampah bisa terpilah sejak dari rumah, sehingga mengurangi yang masuk ke TPA,” jelasnya.

Berdasarkan instruksi Wali Kota Balikpapan, setiap kelurahan diwajibkan membentuk enam bank sampah unit dengan minimum 200 nasabah. Ditambah bank sampah induk di level kecamatan, total kebutuhan mencapai 210 unit.

Selain bank sampah, DLH juga mempersiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Tahun ini satu TPST di kawasan Kota Hijau, Gunung Guntur, ditargetkan mulai beroperasi. Tahun depan, tiga TPST baru akan dibangun di Graha Indah, Telagasari, dan Kilometer 12.

Langkah ini sejalan dengan Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk pengelolaan dari hulu ke hilir.

“Insya Allah dalam satu bulan ke depan pembentukan bank sampah bisa terpenuhi, walaupun tentu butuh proses dan dukungan masyarakat,” ujarnya.

Melalui upaya tersebut, Balikpapan diharapkan dapat mengejar target nasional sekaligus memperkuat peluang meraih penghargaan Adipura Kencana.

“Kunci keberhasilan ada di partisipasi warga. Kalau sampah dipilah sejak rumah, maka target 50 persen pasti bisa kita capai,” tegasnya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini