Berau Resmi Tetapkan 25 Kampung Ramah Perempuan dan Anak

(Foto: Istimewa)

Loading

TANJUNG REDEB – Komitmen Kabupaten Berau dalam melindungi perempuan dan anak kembali dibuktikan. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), sebanyak 25 kampung dan kelurahan resmi ditetapkan sebagai Kampung Ramah Perempuan dan Peduli Anak (K2RPPA).

Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar simbol.

“Kita ingin membangun kesadaran kolektif, bahwa perempuan dan anak berhak mendapatkan ruang yang aman, dihormati, dan dilibatkan dalam pembangunan,” ujarnya, Selasa (22/7/2025).

Menurutnya, pembentukan K2RPPA merupakan bagian dari strategi besar yang juga selaras dengan arahan Kementerian PPPA. Ia menyebut, kampung-kampung yang tergabung dalam program ini akan menjadi role model dalam mewujudkan lingkungan yang responsif terhadap isu kesetaraan gender dan perlindungan kelompok rentan.

“Para relawan SAPA akan dilatih secara khusus. Mereka akan menjadi penghubung langsung antara masyarakat dan layanan perlindungan. Ini adalah bentuk konkret dari pelayanan yang menyentuh hingga ke tingkat kampung,” tambah Rabiatul.

Bimtek yang dilaksanakan juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas para relawan, agar mereka mampu mengenali, merespons, dan melaporkan kasus-kasus kekerasan secara cepat dan tepat.

Dengan peluncuran 25 K2RPPA dan pelatihan SAPA ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap terbentuknya sistem perlindungan yang menyeluruh, inklusif, dan berkelanjutan.

“Ini adalah langkah awal untuk membangun lingkungan yang benar-benar aman dan memberdayakan, terutama bagi perempuan dan anak-anak,” tutup Rabiatul. (BI/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini