Presiden Jokowi Resmikan Hutan Pendidikan Wanagama Nusantara di IKN

Oplus_131072

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, IKN – Presiden Joko Widodo meresmikan Hutan Pendidikan dan Riset Wanagama Nusantara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Jumat (13/09/2024).

Hutan ini diinisiasi oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan IKN sebagai kota berkelanjutan.

Hutan Wanagama Nusantara akan dikelola oleh UGM bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA). Presiden Jokowi menandai pencanangan ini dengan menandatangani piagam di atas kayu Sukai, yang dilanjutkan dengan penanaman pohon dan pelepasan burung secara simbolis.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat, termasuk Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Rektor UGM Prof. Ova Emilia.

Rektor UGM, Prof Ova Emilia menyatakan bahwa Hutan Wanagama Nusantara adalah wujud komitmen UGM dalam mendukung konsep Smart Forest City, salah satu visi IKN.

“Hutan ini akan menjadi pusat pendidikan dan penelitian lintas disiplin, serta mendukung restorasi dan konservasi hutan tropis,” ujar Ova.

Ia menambahkan bahwa kawasan ini akan dikembangkan sebagai model restorasi hutan tropis dan konservasi spesies asli, yang diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan hidrologi dan iklim mikro di IKN.

Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Otoritas IKN, Pungky Widia Rianto, mengungkapkan bahwa hutan ini memiliki luas 621 hektar, dengan tahap awal pengembangan seluas 28 hektar.

“Ke depan, kawasan ini akan mencakup zona hutan tropis, hutan energi, hutan farmasi, dan hutan untuk ecotourism,” jelasnya.

Hutan ini tidak hanya akan menjadi pusat penelitian, tetapi juga tempat belajar bagi masyarakat umum dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Ketua KAGAMA Kalimantan Timur, Didiek Anggrat, menambahkan bahwa KAGAMA berkomitmen mendukung pembangunan dan pengelolaan Wanagama Nusantara.

Ia menegaskan pentingnya memberi perhatian khusus pada tanaman endemik Kalimantan, termasuk tanaman obat yang telah digunakan oleh suku Dayak.

KAGAMA juga berencana mengembangkan zona ecotourism sebagai langkah awal dalam kontribusi mereka terhadap hutan ini.

Dengan adanya Hutan Wanagama Nusantara, diharapkan IKN dapat terus berkembang sebagai kota hutan yang berkelanjutan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini