Mahasiswa Kutim Gelar Aksi Damai Menjelang Pemilu 2024

Loading

Inspirasimedia.com, SANGATTA – Aliansi Mahasiswa Kutai Timur (Kutim) yang tergabung dalam organisasi iternal eksternal kampus yakni PMII, GMNI, BEM STIPER dan BEM STIE Nusantara, menggelar aksi Solidaritas.

Aksi solidaritas tersebut, untuk menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, yang dilansungkan di Simpang 3 Pendidikan sebagai langkah konkret untuk menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) Damai 2024, Kamis (21/12) sore.

Dalam aksi itu pihaknya menfokuskan yakni mengajak masyarakat Kutim untuk menyambut pesta demokrasi tahun 2024 dengan cerdas dan tepat. Juga, para mahasiswa percaya bahwa partisipasi masyarakat yang cerdas dan informasi yang tepat akan menjadi kunci utama keberhasilan Pemilu damai.

Koordinator Lapangan (Korlap), Aksi Damai Revang dalam orasinya menegaskan bahwa hal tersebut Aliansi Mahasiswa juga mendeklarasikan diri sebagai pemilih pemula yang netral dan tidak terlibat money politik maupun di intervensi kepentingan penguasa.

“Kawan-kawan hadirnya kita disini pada sore ini selain menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih dengan benar. Kita sebagai pemilih pemula juga harus menjadi pelopor politik sehat dan damai pada 2024 mendatang”, pungkasnya.

Frengky, yang juga merupakan Kader GMNI Kutim itu mengatakan, sebagai mahasiswa yang bertugas menyalurkan kepada masyarakat dan sebagai kaum intelektual maka dirasa perlu untuk memberikan pemahaman serta mengajak masyarakat untuk menjadi masyarakat yang cerdas dalam peran pemilu 2024 dan menggunakan hak pilih dengan bijak.

“Sebagai masyarakat harusnya kita cerdas dalam memilih pemimpin bangsa kedepan, tidak termakan provokasi dan intervensi dari pihak yang tidak bertanggung jawab, dari orang-orang yang menggunkan media dengan tidak bijak” bebernya.

Sebagai informasi, tujuan dari Aksi Damai tersebut, mereka (mahasiswa,red) Kutim mengajak masyarakat menyambut Pemilu dengan damai, dengan menyebarkan beberapa point ajakan, tidak termakan berita hoax, tidak di intervensi kepentingan dan tidak mudah terprovokasi serta mengajak masyarakat menggunakan media sosial dengan bijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini