Viral, Seorang Santriwati di Bontang dilecehkan oleh Pimpinannya
![]()
Kutai Timur – Kabar terbaru, seorang pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) di Tanjung Laut Kota Bontang melakukan pelecehan terhadap santriwati. Sehingga, kakak kandung korban mendamping korban untuk melapor ke polresta Bontang pada Selasa, (28/11/23)
Dilansir pusaranmedia.com bahwa kejadian itu terungkap saat kakak korban melihat catatan harian adiknya di Handphone (HP) dan melihat ada lima screenshot di note ponsel korban.
Kemudian, kakak korban terkejut membaca tulisan catatan korban tertulis setiap korban menyetor hafalan Al-Quran dini hari terduga meminta pijat di kamar pelaku yg terpisah dari istrinya.
Saat melihat isi screenshot tersebut ada ancaman dari terlapor menyuruh chatnya dihapus dan di ancaman kalau di kasi tau di teror atau di pukulin.
“Kejadian pertama kali saat masih di bangku SMA kelas dua pada bulan agustus 2022 lalu, dan terakhir di bulan ini saat adik saya masih berumur 17” terang Kakak korban saat di wawancarai (30/11/2023)
Kecurigaan ini bermula saat kakak korban ditelpon korban kelas 3 SMA korban nangis dan mengaku capek berada di pondok pesantren tersebut, kakak di duga hanya capek hapalan lalu tetapi koban hanya menangis ketika kakak korban menyinggung ustad tersebut, sehingga korban menagis menjadi-jadi.
“Saya singgung “kamu di ganggu ustadnya kah dia makin nangis tapi tidak menjawab apa apa,” bebernya.
Korban saat ini sudah diamankan pihak keluarga. Kondisi korban trauma dan tidak mau menemui orang setelah dari melapor ke Polresta Bontang.



Tinggalkan Balasan