BUMN Korea Selatan Hibahkan Rp300 Miliar untuk Infrastruktur Pertanian PPU
![]()
PENAJAM– PT. Informasi Geo Sistem (IGS) memberikan dana hibah sebesar Rp300 miliar ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) untuk pengembangan sektor pertanian.
PT. IGS merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Korea Selatan (Korsel) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bupati PPU, Mudyat Noor pada 11 Juni 2025.
Mudyat mengatakan, dana hibah dari BUMN Korea Selatan sebesar Rp300 miliar akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur irigasi pertanian di Kecamatan Babulu yang merupakan salah satu wilayah lumbung padi di Kalimantan Timur (Kaltim).
“Dana hibah dari perusahaan Korea Selatan ini akan digunakan untuk infrastruktur pertanian di Kecamatan Babulu dan Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam,” kata Mudyat.
Pelaksanaan program pembangunan infrastruktur pertanian dan perikanan yang menggunakan dana hibah Rp300 miliar dari perusahaan Korea Selatan tersebut mulai direalisasikan pada akhir 2026 mendatang.
Diproyeksikan pelaksanaan program ini berjalan selama tiga tahun atau dari akhir 2026 sampai 2029.
“Dana hibah dari perusahaan Korea Selatan tidak hanya untuk infrastruktur pertanian, tetapi juga sektor perikanan seperti penataan kampung nelayan modern dan lainnya,” bebernya.
Mudyat menekankan, adanya kerja sama dengan BUMN Korea Selatan tersebut salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian dan perikanan.
“Adanya dana hibah ini diharapkan mampu mengatasi kebutuhan pengairan lahan pertanian di PPU, khususnya di Kecamatan Babulu di masa mendatang,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan