Diskumi Samarinda Targetkan 70 Produk UKM Lokal Dipasarkan di Mal Sarinah Jakarta

Media Media

Loading

Inspirasimedia.com,SAMARINDA – Perluasan jangkauan produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka, produk-produk lokal tidak hanya dituntut memiliki kualitas yang baik, tetapi juga mampu tampil di lebih banyak ruang promosi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Upaya memperluas pasar inilah yang kini menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui berbagai program pendampingan, kurasi, serta fasilitasi promosi yang lebih terarah.

Dengan keterlibatan aktif pelaku UKM dan dukungan pemerintah, percepatan pengenalan produk lokal diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat posisi UKM sebagai motor penggerak perekonomian.

Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (Diskumi) Samarinda kembali memperkuat upaya promosi bagi pelaku UKM lokal. Tahun ini, Diskumi mulai melakukan kurasi tambahan terhadap produk UKM yang berpotensi dipromosikan di Mal Sarinah Jakarta, sebagai salah satu etalase utama produk nasional.

Kepala Diskumi Samarinda, Jusmaramdhana Alus, mengatakan pertemuan dengan para pelaku UKM yang digelar hari ini untuk memulai proses kurasi. Langkah ini ditujukan agar lebih banyak produk Samarinda bisa kembali dipromosikan di pusat perbelanjaan tersebut dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Selama hampir dua tahun kami menjembatani pelaku UKM Samarinda tampil di Mal Sarinah, TMII hingga PIK. Tahun ini kami buka lagi kesempatan agar produk lokal bisa terus bersaing dan dikenal lebih luas,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Tidak hanya di Jakarta, promosi produk juga dilakukan di beberapa kota lain seperti Surabaya dan Yogyakarta. Namun, Mal Sarinah tetap menjadi lokasi strategis karena menjadi destinasi banyak kegiatan pemerintahan dan tamu dari berbagai wilayah.

“Harapannya, dengan makin banyak produk UMKM Samarinda di Sarinah, jangkauan pemasarannya bisa sampai mancanegara,” imbuhnya.

Kini, terdapat sekitar 42 produk Samarinda yang dipasarkan di Mal Sarinah. Dengan kurasi tambahan tahun ini, jumlahnya ditargetkan dapat meningkat hingga sekitar 70 produk.

Untuk dapat lolos kurasi, pelaku UMKM wajib memenuhi sejumlah persyaratan teknis. Legalitas seperti NIB menjadi syarat utama, disusul standar kemasan, kualitas rasa, hingga ketahanan produk minimal enam bulan.

“Produk harus bertahan minimal enam bulan agar tidak hanya sampai, tapi juga terjual,” ungkapnya.

Selama dua tahun terakhir hampir semua produk yang dipromosikan di Sarinah habis terjual. Setiap bulan, pengiriman dilakukan dalam jumlah besar untuk memenuhi permintaan.

“Begitu menjelang habis, kami langsung lengkapi, tidak menunggu stok kosong,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini