Disdikbud Kaltim Genjot Pembelajaran Mendalam di Sekolah Vokasi

(Foto: Istimewa)

Loading

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur tengah merancang penerapan pembelajaran mendalam atau deep learning yang inovatif dan kreatif di jenjang pendidikan vokasi.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang produktif dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, terlebih dalam menyambut kehadiran IKN di provinsi Kaltim.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Kaltim, salah satunya program Gratispol (Gratis Pendidikan), yang bertujuan memberikan akses pendidikan merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Gratispol merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi akses pendidikan yang bermutu dan bermakna, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam dalam konteks pendidikan vokasi tidak hanya sebatas mengenalkan fungsi dasar suatu alat atau cara memperbaikinya, melainkan mendorong siswa untuk mampu menciptakan inovasi baru yang memiliki nilai tambah.

Program Gratispol, kata dia, menjadi daya ungkit untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Kaltim, khususnya bagi generasi muda. Program ini mencakup pembiayaan pendidikan dari jenjang sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga perguruan tinggi, bahkan sampai tingkat strata tiga (S3).

“Meski pada tahun pertama implementasinya masih menemui sejumlah tantangan, kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Tujuan utamanya adalah membentuk generasi emas Kaltim yang unggul dan berdaya saing. Namanya juga program baru sehingga masih butuh penyusunan yang baik terlebih dulu,” tegas Armin.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam membuka akses seluas-luasnya terhadap pendidikan, agar seluruh masyarakat, terutama di daerah tertinggal, dapat menikmati layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini