LPB PAMA Banua Etam Perkuat Kewirausahaan Lokal Melalui Program Pendampingan Pasca Panen
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Dalam upaya untuk meningkatkan hasil pertanian di Kutai Timur, khususnya di Sangatta dan Bengalon, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui mitra kerjanya LPB PAMA Banua Etam telah memulai program Pendampingan Pasca Panen yang berfokus pada jagung dan hortikultura.
Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil pertanian dan mengembangkan keterampilan kewirausahaan di kalangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
Pada tanggal 26 Juni 2024, LPB PAMA Banua Etam menyelenggarakan workshop yang komprehensif yang dipimpin oleh Nur Endang dan Sarianti Nur, kedua instruktur yang terampil dan berafiliasi dengan UMKM mandiri yang didukung oleh PAMA.
Mereka mengkhususkan diri dalam mengolah produk pertanian dan peternakan menjadi berbagai produk bernilai tambah, termasuk berbagai jenis sambal dan abon.
Nur Endang memberikan pengetahuan tentang pengolahan jagung dan pare serta mendemonstrasikan teknik untuk membuat emping jagung dan keripik pare. Sementara itu, Sarianti Nur membagikan pengetahuan tentang pengolahan tomat dan cabai menjadi dodol tomat dan abon cabe.
Selama workshop, para peserta didorong untuk berinovasi dan menyesuaikan produk mereka sesuai dengan permintaan pasar dan kreativitas pribadi. Nur Endang dan Sarianti Nur menekankan fleksibilitas dalam pemilihan bahan baku dan variasi rasa, memberdayakan UMKM untuk menjelajahi berbagai peluang bisnis.
Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk melengkapi UMKM yang didukung oleh Astra dengan kreativitas yang luas dan keterampilan bisnis, memungkinkan mereka untuk memanfaatkan hasil pertanian dan mengidentifikasi peluang bisnis yang berkelanjutan di Sangatta, Bengalon, maupun skala nasional.
Menanggapi program tersebut, Kepala Sektor CSR PT Pamapersada Nusantara I Pardede, menyatakan bahwa pihaknya berharap, melalui program pendampingan pasca panen ini, UMKM di sektor Home Industri dapat berinovasi dan menciptakan produk-produk baru yang dapat memenuhi permintaan pasar, sehingga meningkatkan pendapatan mereka untuk mendukung keluarga.
“Inisiatif ini mencerminkan komitmen PAMA dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan mengembangkan kewirausahaan lokal dan memanfaatkan sumber daya pertanian secara efektif,” kata I Pardede.
Dengan memberdayakan UMKM melalui keterampilan dan pengetahuan, PAMA bertujuan untuk memperkuat komunitas dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional.



Tinggalkan Balasan